PERTANIAN

Kementan Gelar Merdeka Ekspor, Apkasi Dorong Optimalkan Potensi Produk Pertanian

MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Adnan Purichta Ichsan mengajak para kepala daerah se-Indonesia untuk mempersiapakan potensi dan peluang ekspor komoditas pertanian andalanya menuju Merdeka Ekspor, event yang akan diselenggarakan Kementerian Pertanian dalam bentuk ekapor serentak pada 13-14 Agustus 2021.

Menurut Adnan, persiapan ini penting dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang hadir dalam kegiatan Rakernas XIII Apkasi di Bali pada pertengahan Juni 2021 lalu. 

“Pak Menteri mengatakan siap memfasilitasi anggota Apkasi yang mengalami kendala dalam mengekspor komoditi pertanian. Saya kira peluang ekspor komoditi pertanian harus kita gali sebagai solusi peningkatan perekonomian di suatu daerah,” ujar Adnan dalam Webinar bersama ratusan kepala daerah, Selasa (27/7).

Terkait hal ini, Sekretaris Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan Apkasi yang juga sebagai Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mengatakan bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang mampu menopang kekuatan ekonomi daerah dan nasional. Karena itu, peluang komoditas andalan suatu daerah perlu mendapat perhatian khusus.

“Pertanian ini menjadi primadona dan peluang untuk bisa memasarkan potensi daerah ke luar negeri. Dan peluangnya juga sangat terbuka lebar,” katanya.

Menurut Thoriq, sejauh ini pemerintah kabupaten banyak yang memiliki program pertanian bagus, namun untuk memasarkan ke pasar yang lebih luas terkadang masih menghadapi banyak kendala. Misalnya saja soal harga.

“Jadi ketika suatu daerah surplus beras, namun di saat masa panen berbarengan harga menjadi turun dan kualitas pun juga turun. Imbasnya tidak bisa memenuhi standar sebagai komoditas ekspor. Inilah yang menjadi hambatan sekaligus peluang bagaimana kita bisa duduk bersama untuk mencari solusinya,” katanya.

Bupati Jember, Hendy Siswanto mengaku siap menggerakkan seluruh potensi yang ada dalam membuka peluang ekspor komoditas pertanian. Karena itu, Hendy berharap Apkasi terus mendorong kekuatan pangan menjadi kekuatan ril yang bisa mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia.

“Karena itu kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai anggota untuk bisa melihat secara komprehensif peluang ekspor dan bagaimana bisa kami memanfaatkannya. Saya punya usul untuk menjadikan Apkasi ini sebagai wadah bagi daerah sebagai pemanasan sebelum melakukan ekspor ke luar negeri,” katanya.

Sementara itu, CEO PT ASYX Indonesia, Lishia Erza, mendorong pemerintah kabupaten melakukan pemetaan detail terhadap komoditas unggulan apa saja yang bisa membuka keran ekspor.

“Hal ini penting dilakukan pemerintah kabupaten agar tahu bagaimana treatment yang diberikan bisa tepat dosisi dan tepat sasaran,” tutupnya.

Recent Posts

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

16 menit yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

30 menit yang lalu

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…

41 menit yang lalu

Puan Pimpin Paripurna DPR, Bahas LHP LKPP 2025 Hingga Persetujuan Naturalisasi 2 Pesepakbola

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI yang ke-22…

4 jam yang lalu

Menaker dan Seskab Teddy Luncurkan MagangHub Angkatan II, Kuota Naik Jadi 150 Ribu

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya meluncurkan Program Pemagangan…

9 jam yang lalu

Muqaddimah Ibn Khaldun: Ketika Sejarah Tidak Lagi Sekadar Cerita Masa Lalu

Oleh: Adriansyah(Ketua Umum Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta) Di tengah banyaknya buku sejarah yang berisi…

10 jam yang lalu