Anggota Komisi I DPR Fraksi PAN, Farah Puteri Nahlia/ dok: detik.com
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN, Farah Puteri Nahlia, menolak rencana Kementerian Pertahanan berutang Rp1,7 kuadriliun untuk pembelian alutsista.
Menurut Farah, anggaran sebesar itu untuk pembelanjaan alutsista akan berisiko membuat utang Indonesia semakin membengkak. Apalagi, Indonesia hari ini masih menghadapi pandemi Covid-19.
“Fraksi PAN menolak rencana Kementerian Pertahanan berutang Rp1,7 kuadriliun untuk pembelian alutsista. Rencana pembelian alutsista dengan anggaran sangat besar itu berisiko membuat hutang Indonesia makin membengkak,” ujar Farah dalam keterangannya, Jumat (4/6/2021).
Ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Wasekjen DPP PAN ini meminta agar pemerintah fokus pada upaya penanganan wabah dan harus menjadikannya prioritas utama agar ekonomi kembali pulih.
“Penanganan wabah Covid-19 harusnya tetap jadi prioritas utama agar masyarakat bisa kembali bekerja dengan tenang dan ekonomi segera pulih,” tandasnya.
MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…
MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…
MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…