BERITA

Ancol Ditutup Sementara, Pengelola: Kami Mau Evaluasi Penerapan Prokes

MONITOR, Jakarta – Memasuki libur Idul Fitri, sejumlah tempat wisata dibanjiri pengunjung. Salah satu tempat rekreasi di Utara Jakarta yakni Taman Impian Jaya Ancol.

Karena membludaknya pengunjung Ancol terpaksa harus ditutup sementara. Dirut PT Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali mengakui, pihaknya menutup sementara kawasan rekreasi Ancol.

“Kami harus menutup sementa untuk melakukan disinfeksi seluruh area dan mengevaluasi protokol kesehatan (prokes),” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (15/5/2021).

Katanya, dengan ditutup sementara Ancol akan melakukan penguatan prokes, diantaranya melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area vital rekreasi (pantai, jalan, promenade, toilet, loket gerbang, tenant-tenant restoran dan unit-unit rekreasi di dalamnya seperti Dufan, SeaWorld Ancol, Ocean Dream Samudra, Atlantis Water Adventure, hingga Allianz Ecopark.

Kemudian, penambahan signage dan tali pembatas pelarangan berenang di area pantai. Penambahan tali pembatas untuk social distancing di area promenade.

Ia pun menghimbau kepada pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket secara online dapat melakukan penjadwalan ulang kunjungan melalui https://reservasi.ancol.com/ yang berlaku sampai 31 Juli 2021.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut dan berharap saat Ancol dibuka kembali, pengunjung dapat bersama-sama menjaga seluruh protokol kesehatan agar dapat dijalankan secara disiplin demi kesehatan bersama,” pungkasnya.

Disisi lain, Dinas Pariwisata DKI Jakarta, per tanggal 15 Mei sudah mengeluarkan edaran agar sejumlah tempat wisata untuk menutup sementara operasionalnya.

“Berdasarkan evaluasi jumlah peningkatan pengunjung pada 14 dan 15 Mei, kepada pengelola Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Taman Marga Satwa Ragunan, terhitung 16 sampai 17 Mei agar melakukan penutupan sementara tempat usaha dalam rangka penguatan prokes,” demikian surat edaran yang ditandatangani Plt Kepala Dinas Pariwisata, Gumilar Ekalaya.

Kawasan usaha pariwisata akan dibuka kembali pada 18 Mei 2021 mendatang.

Recent Posts

Bedah Buku di Munas-Konbes NU 2026, Gus Hery Tegaskan Kesiapan Mengabdi untuk Masa Depan PBNU

MONITOR, Kediri – Forum bedah buku dalam rangka pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar…

26 menit yang lalu

Sambangi UID, Senator Jihan Fahira Ajak Mahasiswa Kawal Demokrasi Substantif dan Etika Berbangsa

MONITOR, Depok – Anggota DPD RI, Jihan Fahira, mengajak mahasiswa untuk berperan aktif mengawal kehidupan…

4 jam yang lalu

UMKM Kota Mataram Sektor Perhiasan Makin Tangguh Berkat Akses KUR

MONITOR, Mataram – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melakukan kunjungan kerja ke sentra…

8 jam yang lalu

Selamat Jalan Pejuang Madrasah Diniyah Nusantara: Mengenang Dr. Sumitro, M.Si., Pendiri FKDT

Oleh: Akhmad Sururi(Plt. Sekretaris Jenderal DPP FKDT) Kabar duka menyelimuti keluarga besar pegiat pendidikan keagamaan…

10 jam yang lalu

Pemadaman Listrik Bergilir yang Makin Sering Buat Rakyat Resah, Legislator: Sengaja Ada Pembiaran

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam meminta Pemerintah dan PT PLN…

21 jam yang lalu

Tekankan Pentingnya Mitigasi Bencana Kekeringan, DPR Dorong Peningkatan Infrastruktur Ketahanan Air Nasional

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

22 jam yang lalu