BERITA

KRI Nanggala 402 Hilang Kontak, Wagub DKI: Tunggu Kabar Resminya

MONITOR, Jakarta – Musibah hilangnya kontak kapal selam TNI Angkata Laut KRI Nanggala 402 saat latihan di laut utara Bali, menjadi duka bersama.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, juga turut berduka atas musibah tersebut.

“Duka mendalam kita semua atas musibah yang dialami Kapal Selam TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala-402,” tutur Riza Patria, Kamis (22/4/2021).

Ia pun meminta semua pihak bersabar seraya menunggu kabar resmi dari pihak yang berwenang.

“Mohon luangkan waktu, bersama kita berdoa, semoga seluruh awak kapal selamat, amiin ya rabbal alamiin. Mari kita bersabar menunggu kabar resmi dari pihak yang berwenang,” imbuh Politikus Gerindra ini.

Recent Posts

Panen Demplot ExtraGen di Malang Tembus 12,5 Ton per Hektare, Pemkab Siapkan Pengembangan Lebih Luas

MONITOR, Malang - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang bersama PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168)…

25 menit yang lalu

Kemenag RI Turun Tangan di GKPI Mauk Sepatan, Gembok Dikembalikan dan Jamin Kebebasan Beribadah

MONITOR, Tangerang — Kementerian Agama RI melalui Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun…

11 jam yang lalu

Produksi Padi dan Cabai Bogor Meningkat dalam Demplot Aplikasi Pupuk Hayati ExtraGen

MONITOR, Bogor - Produksi padi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor meningkat hingga mencapai 9 ton…

20 jam yang lalu

GNTI Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Kampung Nelayan Kalibaru

MONITOR, Jakarta - Ratusan warga Kampung Nelayan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, mendapat layanan pemeriksaan kesehatan…

21 jam yang lalu

Hari Perdamaian Internasional: Palestina, Krisis Kemanusiaan, dan Dunia yang Tak Lagi Terusik

Oleh: Maria UlfaDosen Sastra Inggris, Fakultas Adab & HumanioraUniversitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

1 hari yang lalu