DPR Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Ucapan Joseph Paul Zhang

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (dok: Republika)

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin secara tegas mengecam sekaligus meminta Polri agar segera berkoordinasi dengan Interpol guna membuat daftar pencarian orang (DPO) dan menangkap pelaku.

“Saya meminta Polri melalui Tim Satuan Tugas Cyber Crime berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk meningkatkan pengawasan dan memblokir akun-akun yang mem-posting konten negatif di media sosial,” terang Azis dalam siaran persnya, Senin (19/4/2021).

Legislator dari Fraksi Golkar ini pun meminta masyarakat agar tidak ikut terprovokasi pernyataan Joseph Paul Zhang yang menyudutkan agama tertentu dalam videonya.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan konten video tersebut. Saat ini, perlu diketahui, proses hukum sedang berjalan. Saya meminta masyarakat memercayai penanganan kasus tersebut ke aparat penegak hukum,” imbau Aziz.

Sebagaimana diketahui, sejak awal Januari 2018, keberadaan pria tersebut tidak berada di Indonesia. Tidak hanya itu, konten yang disebarkan mengandung unsur SARA sekaligus menimbulkan keresahan dan berpotensi merusak persatuan dan kesatuan Indonesia. Oleh karena itu, proses penangkapan dengan melibatkan Interpol ini diharapkan mempersempit ruang gerak dan memberikan efek jera.

Di sisi lain, ia memahami umat Muslim Indonesia turut tersulut dengan beredarnya video tersebut, apalagi ditambah dengan sikap pelaku yang menantang siapa pun yang melaporkannya. Walau begitu, Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) itu berharap setiap elemen masyarakat untuk tetap saling menjaga, menghargai, dan menguatkan toleransi supaya tidak terprovokasi.