Presiden Joko Widodo
MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo memberikan peringatan kepada para bupati agar lebih fokus konsolidasi dalam merancang anggaran. Para bupati juga diminta untuk memiliki skala prioritas dalam menggunakan APBD.
Pesan ini diungkapkan Jokowi agar penggunaan APBD lebih transparan dan kalkulasinya lebih matang. Kepala Negara ini juga meminta agar anggaran di kabupaten tidak dibagi rata kepada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Konsolidasi anggaran artinya apa rencana APBD harus dilihat betul-betul, yang biasa nggak buka secara detail sekarang buka secara detail, cek secara detail, ke mana larinya, outputnya apa, outcomenya apa? Semua harus dikalkulasi, semua harus dihitung,” kata Jokowi saat membuka Munas V Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2021, melalui laman YouTube Setpres, Jumat (26/3/2021).
Konsolidasi anggaran ini juga menutup celah pembelanjaan yang selama ini dilakukan secara berlebihan tanpa ada skala prioritas.
“Jangan membelanjakan, sudah sering saya sampaikan untuk banyak pos belanja. Semua dinas diberi, semua semua semua, kita nggak punya skala prioritas,” pintanya tegas.
Lebih jauh, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta para bupati untuk memiliki skala prioritas dalam menggunakan APBD. Skala prioritas ini penting dimiliki agar manfaat dana APBD dirasakan langsung untuk rakyat.
MONITOR, Jakarta — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, mengecam keras…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat implementasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) guna…
MONITOR, Jakarta — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf melakukan…
MONITOR, Surakarta – Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret(UNS) menggelar pameran Campuspreneur Expo yang diikuti 30 wirausahawan potensial dari kalangan mahasiswa. Pameran digelar di…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Perdagangan mencatat stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026,…