Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (15/9/2020), di Gedung Negara Grahadi.
MONITOR, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengklaim telah memiliki pasokan cadangan beras yang sangat melimpah. Stok tersebut disebut-sebut dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat hingga akhir Mei 2021.
Atas dasar ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menolak adanya kebijakan impor beras disaat stok cadangan masih stabil dan aman.
“Secara tegas, Pemprov Jawa Timur menolak beras impor masuk ke Bumi Majapahit. Stok beras Jatim saat ini melimpah dan aman hingga akhir Mei 2021,” tegas Khofifah dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, berdasarkan perhitungan, Jatim saat ini sedang surplus beras 902.401 ton. Di sisi lain, tim Satgas Pangan sedang melakukan road show untuk menyerap gabah dan beras hasil panen petani saat ini.
“Masyarakat tidak perlu khawatir dan cemas akan ketersediaan stok beras. Semua aman, pun dengan harga beras yang juga stabil di pasaran,” tandas mantan Menteri Sosial RI ini.
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, secara resmi membuka kegiatan Pekan Kreatif Nusantara (PKN)…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali memperoleh pengakuan di kancah internasional dengan masuk…
MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) secara masif meluncurkan Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan…
MONITOR, Jombang — Kementerian Haji dan Umrah terus mengawal fase kepulangan jemaah haji Indonesia hingga…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas musibah gempa bumi besar…
MONITOR, Jakarta - Mengantisipasi lonjakan pengguna jalan pada periode libur sekolah, PT Jasa Marga (Persero)…