POLITIK

Kader Ciputat Rafsanjani Rajai Polling Kandidat Ketum PB PMII

MONITOR, Jakarta – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) tengah menggelar Kongres XX dimana salah satu agendanya memilih Ketua Umum Baru periode 2021-2023. Kongres sendiri kali ini digelar berbeda karena dalam masa pandemi covid-19 dimana kegiatan digelar secara hybrid dan dibagi enam zona, yaitu Batam, Bekasi, Lombok Timur, Balikpapan, Samarinda, dan Kendari.

Kongres PB PMII XX sendiri dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 17 Maret 2021. Ada 16 kandidat calon ketua umum yang merupakan kader terbaik masing-masing cabang untuk memimpin organisasi kemahasiswaan yang terafiliasi dengan NU tersebut.

Meskipun belum memasuki agenda pemilihan, namun diprediksi siapa calon ketua umum yang bakal terpilih bisa dipridiksi salah satunya dari polling. Ya, dikutip dari laman jajak pendapat polling.com, kader PMII cabang Ciputat Muhammad Rafsanjani unggul dari kandidat lain dan bersaing ketat dengan kader PMII Malang, Abdullah Syukri.

Survei tersebut, menanyakan “Siapa yang pantas menjadi ketua umum PB PMII pilihan kader PMII se-Indonesia?” dengan menyodorkan 16 nama caketum yang telah ditetapkan Surat Keputusan Badan Pekerja Kongres XX (SK BPK) PB PMII untuk dipillih secara online dan acak yang ditujukan kepada seluruh kader PMII.

Meskipun baru dibuat sehari setelah kongres, poling telah mendapatkan total 13.114 suara hingga Minggu (21/03/2021) sore. Hasilnya hingga berita ini dibuat Muhammad Rafsanjani berhasil memperoleh 4.189 suara (31.9%), diikuti oleh Muhammad Abdullah Syukri dengan 4.107 suara (31,3%), dan diurutan ketiga Daud Azhar 1.098 suara (8,4%).

Diperingkat selanjutnya ada Muhammad Syarif Hidayatullah 5.4%, Ahmad Riyadi Sadrin Leky 3.9%, Ahmad Latif 2.6%, Muhammad Ramli Jauhari 2.2%, Zulfahmy Wahab 2.2%, Faikar Romdlon 1.8%, Davida Ruston Khusen 1.8%, Husin Rianda 1.6%, Anwar Aziz 1.5%, Kaharuddin 1.5%, Muh Sufyan Hadi 1.4%, Joni Satriawan 1.3%, dan terakhir Defi Mulyadi 1.0%.

Polling sendiri tentu tidak menjamin dan sesuai kondisi rill di lapangan mengingat suara dukungan dari pemilik suara (pengurus cabang) dapat berubah sewaktu-waktu. Hasil polling juga berjalan dinamis dan ketat khususnya persaingan antara posisi satu dan dua yang saling menyalip.

Recent Posts

Kemenag RI Turun Tangan di GKPI Mauk Sepatan, Gembok Dikembalikan dan Jamin Kebebasan Beribadah

MONITOR, Tangerang — Kementerian Agama RI melalui Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun…

10 jam yang lalu

Produksi Padi dan Cabai Bogor Meningkat dalam Demplot Aplikasi Pupuk Hayati ExtraGen

MONITOR, Bogor - Produksi padi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor meningkat hingga mencapai 9 ton…

19 jam yang lalu

GNTI Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Kampung Nelayan Kalibaru

MONITOR, Jakarta - Ratusan warga Kampung Nelayan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, mendapat layanan pemeriksaan kesehatan…

20 jam yang lalu

Hari Perdamaian Internasional: Palestina, Krisis Kemanusiaan, dan Dunia yang Tak Lagi Terusik

Oleh: Maria UlfaDosen Sastra Inggris, Fakultas Adab & HumanioraUniversitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

1 hari yang lalu

Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional XXXI di Semarang

MONITOR, Semarang - Kafilah Provinsi Kalimantan Timur kembali meraih gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an…

1 hari yang lalu