HUKUM

Ini Tanggapan Pakar Hukum Soal Isu ‘Goreng Saham’ di Kasus Jiwasraya

MONITOR, Jakarta – Kasus hukum PT Asuransi Jiwasraya telah lama bergulir dan membuat masyarakat Indonesia terkejut. Pasalnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menyatakan ada bukti kerugian negara yang mencapai Rp12 triliun lebih.

Vonis kasus di perusahaan pelat merah itu pun telah dijatuhkan kepada enam terdakwa. Bahkan, ada vonis pidana seumur hidup.

Kendati demikian, sengkarut di kasus Jiwasraya masih menyita perhatian dari beberapa aspek, misalnya saja proses hukumnya.

Pakar hukum dari Universitas Jayabaya, Ricky Vinando, berpandangan bahwa agak menyalahi bila ada anggapan telah terjadi ‘goreng saham’ oleh terdakwa pada kasus Jiwasraya.

“Seperti seorang terdakwa Benny Tjokro, sebab dia hanya punya satu saham dengan kode MYRX yang awalnya resmi oleh BEI masuk dalam kode LQ45 sebagai saham aman,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (10/3/2021).

Selanjutnya, Ricky mengatakan, bila memang dilakukan investasi saham pada kasus Jiwasraya lalu terjadi fluktuatif atau naik turun harga, maka hal tersebut adalah hal yang biasa.

“Sepanjang likuiditas dan solvabilitasnya kuat, sebetulnya aman-aman saja bisnis saham itu,” katanya.

Begitu pula menyangkut nominee atau pinjam nama ketika bertransaksi jual atau gadai saham antar-kedua belah pihak, menurut Ricky, sebetulnya tidak ada menyalahi. Kecuali, memiliki saham tetapi nominee.

Sedangkan yang paling menjadi sorotan, lanjut Ricky, menyoal tuntutan temuan uang Jiwasraya di PT Hanson International milik Benny Tjokro yang itu bukanlah uang negara.

“Tapi milik Jiwasraya yang ingin berbisnis investasi. Tidak ada penyertaan modal negara di dalam bisnis tersebut,” ujarnya.

Recent Posts

IPW: Wacana Kapolri dari Kalangan Sipil Sarat Muatan Politik dan Berpotensi jadi Alat Tawar Pembahasan RUU Polri

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai usulan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai,…

7 jam yang lalu

FEBI dan Pusat Bisnis UID Gelar Market Day, Bangun Jiwa Wirausaha untuk Indonesia Emas 2045

MONITOR, Depok – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) bersama Pusat Bisnis Universitas Islam Depok…

11 jam yang lalu

AHU Kemenkum Sahkan Yayasan Pendidikan, UIN Jakarta Fokus Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

MONITOR, Tangerang Selatan – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan bahwa legalitas Yayasan…

17 jam yang lalu

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Ambil Peran Strategis di Industri Gula Nasional

MONITOR, Kediri - Guna memperkuat industri gula nasional berbasis koperasi semakin menunjukkan langkah nyata. Menteri…

17 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi bagi Peserta MagangHub Batch 2

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi peserta Pemagangan Nasional (MagangHub)…

17 jam yang lalu

Kiai Manarul Hidayat Restui Gus Hery Haryanto Azumi Maju Calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35

MONITOR, Depok – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, dukungan terhadap munculnya kader-kader terbaik…

1 hari yang lalu