MONITOR, Bogor – Berawal dari sebuah lahan bekas rally track mobil remote control di kawasan Ciampea Bogor seluas 2000 meter (m2) yang sudah tidak produktif, Ishak yang berlatar belakang sarjana peternakan unggas membangun farm peternakan kambing domba yang kemudian ia beri nama Ciampea Sheep Feedlot (CSF) Farm yang modern, kandang bersih serta terintegrasi dengan bank pakan.
CSF Farm awalnya fokus mengembangkan ternak dengan metode pembesaran atau kambing domba pedaging untuk memenuhi permintaan pasar. Namun seiring dengan berjalannya waktu, metode tersebut ternyata tidak terlalu menguntungkan secara sisi bisnis karena beberapa faktor salah satunya mendapatkan bibit yang unggul dengan harga yang terjangkau.
Berangkat dari persoalan tersebut, Ishak kemudian mengubah fokus peternakannya kepada pembibitan anakan kambing domba atau breeding karena lebih menguntungkan sekaligus menjaga ketersediaan populasi kambing domba lokal berkualitas.
MONITOR, Jakarta - Serangan militer ilegal Israel dan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan pemimpin tertinggi…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para tokoh agama untuk “turun gunung” dan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa struktur APBN Indonesia dirancang…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…
MONITOR, Tengerang Selatan - Komite Nasional Pengawas Haji (KOMNAS Haji) mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil.…