POLITIK

Perpres Miras Dicabut, Mahfud: Bukti Pemerintah Tidak Alergi Kritik

MONITOR, Jakarta – Pemerintah sudah mencabut Perpres Nomor 10 tahun 2021 yang memuat lampiran aturan mengenai investasi miras pada Selasa, 2 Maret 2021 kemarin. Keputusan ini ditempuh setelah Presiden Joko Widodo mempertimbangkan masukan dan kritik dan berbagai elemen masyarakat termasuk tokoh agama dan ormas.

Menurut Menko Polhukam Mahfud MD, sikap yang ditunjukkan Presiden membuktikan bahwa pemerintah tidak pernah alergi terhadap kritikan. Bahkan, jika melihat sejumlah kebijakan, pemerintah selalu mendengar aspirasi masyarakat.

“Ketika ada kritik tentang izin investasi miras untuk daerah-daerah tertentu, maka Pemerintah mencabutnya. Jadi Pemerintah tak alergi terhadap kritik dan saran. Asal rasional, sebagai suara rakyat, maka Pemerintah akamodatif terhadap kritik dan saran,” kata Mahfud MD, dalam keterangannya di Twitter, Rabu (3/3/2021).

Bagi dia, kritik adalah vitamin yang harus diserapkan ke tubuh pemerintahan. Mahfud mengungkapkan kebijakan lain yang serupa yakni vaksinasi gratis bagi kalangan kelas bawah dan vaksinasi mandiri.

Mahfud mengatakan, semula vaksinasi akan digratiskan untuk kelas bawah dan berbayar untuk kelas tertentu. Akan tetapi, beberapa kalangan mengkritik, seharusnya vaksin diberikan secara gratis tanpa terkecuali.

“Pemerintah terima kritik itu dan gratiskan vaksin untuk semua. Ada kritik lagi, harusnya perusahaan-perusahaan yang mau lakukan vaksinasi secara mandiri diizinkan. Ok, Pemerintah izinkan,” pungkasnya.

Recent Posts

Survei IPO: Kepuasan pada Kinerja Presiden Tinggi, MBG Jadi Faktor Utama

MONITOR, Jakarta – Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei terbaru tentang kepuasa publik terhadap…

44 menit yang lalu

Di Silatnas MA IPNU, Hery Haryanto Azumi Serukan Muktamar NU Riang Gembira

MONITOR, Jakarta – Kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Hery Haryanto Azumi, menyerukan…

6 jam yang lalu

Dorong Ada Perbaikan Menyeluruh, Puan: Pelayanan Kesehatan Jangan Kehilangan Empati

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memberi perhatian terhadap isu nirempati tenaga kesehatan…

19 jam yang lalu

Legislator Desak Usut Tuntas Temuan 995 Senjata di Sekolah Swasta: Ini Persoalan Serius Menyangkut Keamanan Negara

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, meminta aparat…

23 jam yang lalu

Siswa SMP Tewas Diduga Akibat Di-bully, Waka Komisi X DPR Tegaskan Harus Ada Pembenahan Sistem yang Nyata

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani menyoroti insiden tewasnya…

23 jam yang lalu

Anggap Konten Promo Vape YouTuber Bentuk Eksploitasi, DPR Dorong Penguatan Regulasi

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq menekankan pentingnya penguatan regulasi perlindungan…

23 jam yang lalu