PARLEMEN

PAN: Tak Semua Rakyat Papua-NTT Senang Ada Investasi Miras

MONITOR, Jakarta – Diizinkannya kran investasi bagi industri minuman keras (miras) di beberapa wilayah Indonesia menuai kritik dari Fraksi PAN DPR. Saleh Daulay, selaku Ketua Fraksi PAN DPR menilai Perpres investasi miras telah menimbulkan kontroversi.

Untuk itu, ia meminta pemerintah benar-benar mengkaji ulang keberadaan Perpres tersebut. Apalagi, dikatakan Saleh, belum lama ini masyarakat Papua menolak mentah-mentah wilayahnya diperbolehkan untuk dijadikan titik investasi miras.

“Bagi PAN, Perpres Investasi Miras harus dikaji ulang karena menimbulkan kontroversi,” kata Saleh Daulay, dalam keterangannya.

Saleh mengingatkan, tidak semua masyarakat Papua ataupun NTT senang dengan kehadiran industri miras di wilayah mereka. Ketua DPP PAN ini pun meminta agar pemerintah mempertimbangkan aspirasi mereka.

“Bagi mereka yang daerahnya diperbolehkan seperti Papua dan NTT, belum tentu semua masyarakatnya itu senang tempat mereka dijadikan investasi Miras,” pungkasnya.

Recent Posts

AI Impact Summit 2026, Wamen Komdigi Jajaki Kerja Sama Semikonduktor

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, telah merampungkan serangkaian…

21 menit yang lalu

DPR Larang Sweeping Rumah Makan Selama Bulan Suci Ramadhan

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, memberikan dukungan terhadap kebijakan larangan…

3 jam yang lalu

Jemaah Sakit di Negara Transit, Kemenhaj Evaluasi Asuransi dan PPIU

MONITOR, Jakarta - Pelindungan terhadap jemaah haji reguler, haji khusus, maupun umrah merupakan bagian dari…

8 jam yang lalu

Menag Nasaruddin Siapkan Madrasah Terintegrasi 21 Hektare di IKN

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar merencanakan pembangunan Madrasah Terintegrasi di Ibu Kota Nusantara…

11 jam yang lalu

Prof. Rokhmin: Jadikan Ramadan 2026 Bonus Spiritual

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, mengajak umat Muslim menyambut…

12 jam yang lalu

Polemik Perang Dunia III, Mahfuz Sidik: Dunia Menanti Kabar Terbaru Serangan Amerika ke Iran

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi I DPR 2010-2016 Mahfuz Sidik mengatakan, dunia saat ini menantikan…

13 jam yang lalu