BERITA

Putri Zulhas: PAN Akan Kawal Kebijakan Penanganan Banjir

MONITOR, Jakarta – Di musim penghujan saat ini, Politikus PAN Zita Anjani menyatakan Fraksi PAN berkomitmen akan terus mengawal kebijakan-kebijakan Jakarta. Mulai dari kebijakan tata ruang, hingga infrastruktur penanganan banjir di ibukota.

“Kami fokus dengan tempat ibadah dan sekolah yang banyak berubah keperuntukkan lokasinya di Raperda Tata Ruang,” ujar Zita, belum lama ini.

Selain itu, ia mengungkapkan PAN DKI tengah memperjuangkan arah pembangunan infrastruktur banjir yang lebih terarah.

Hal tersebut bertujuan agar warga tidak perlu mengungsi di setiap pergantian tahun.

“Doakan kami agar tetap sehat dalam menjalankan tugas,” imbuh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Recent Posts

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…

6 jam yang lalu

Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan

MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…

6 jam yang lalu

“Kumpul Bersama Rakyat” Buka Peluang Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan…

7 jam yang lalu

HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja

MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…

10 jam yang lalu

Kementerian UMKM: Holding UMKM Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok

MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…

10 jam yang lalu

Jasa Marga Catat 509 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek pada H-3 s.d. H-1 Periode Libur Hari Kemerdekaan RI

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…

18 jam yang lalu