PAN menggelar konsolidasi menyikapi sejumlah isu strategis
MONITOR, Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) menilai revisi UU Pemilu masih belum dibutuhkan, mengingat masih banyak permasalahan yang harus dibenahi.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengingatkan, bangsa Indonesia masih dilanda bencana pandemi dan persoalan ekonomi yang belum bangkit. Ditambah lagi, kata Zulkifli Hasan, adanya bencana alam bertubi-tubi yang terjadi di beberapa daerah.
“Untuk itu PAN memandang Revisi UU Pemilu belum perlu dilakukan,” kata politikus yang akrab disapa Zulhas ini, Senin (1/2/2021) kemarin.
Menilik UU Pemilu yang digulirkan, menurutnya isu-isu yang dibahas justru bukanlah hal yang substansial dalam pemilu seperti sistem terbuka atau tertutup, besaran Presidential Threshold (PT) dan sistem konversi suara ke kursi. Menurutnya, hal itu akan menguras energi saja.
“Padahal semua itu sudah dibahas di periode sebelumnya yang sudah menguras energi kita. Mari fokuskan energi bangsa untuk bersama mengatasi Pandemi Covid-19 ini,” tutur Zulhas.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) memperkuat sinergi untuk…
MONITOR, Jakarta - Gangguan transaksi pada layanan teknologi finansial (tekfin) Flip memasuki hari keempat. Sejak…
MONITOR, Dili - Setelah memaparkan konsep pengembangan ekonomi biru di hadapan Wakil Perdana Menteri Timor-Leste…
MONITOR, Dili - Pengembangan ekonomi biru Timor-Leste memasuki tahap baru. Anggota DPR RI sekaligus Guru…
MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…