PAN menggelar konsolidasi menyikapi sejumlah isu strategis
MONITOR, Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) menilai revisi UU Pemilu masih belum dibutuhkan, mengingat masih banyak permasalahan yang harus dibenahi.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengingatkan, bangsa Indonesia masih dilanda bencana pandemi dan persoalan ekonomi yang belum bangkit. Ditambah lagi, kata Zulkifli Hasan, adanya bencana alam bertubi-tubi yang terjadi di beberapa daerah.
“Untuk itu PAN memandang Revisi UU Pemilu belum perlu dilakukan,” kata politikus yang akrab disapa Zulhas ini, Senin (1/2/2021) kemarin.
Menilik UU Pemilu yang digulirkan, menurutnya isu-isu yang dibahas justru bukanlah hal yang substansial dalam pemilu seperti sistem terbuka atau tertutup, besaran Presidential Threshold (PT) dan sistem konversi suara ke kursi. Menurutnya, hal itu akan menguras energi saja.
“Padahal semua itu sudah dibahas di periode sebelumnya yang sudah menguras energi kita. Mari fokuskan energi bangsa untuk bersama mengatasi Pandemi Covid-19 ini,” tutur Zulhas.
Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…
MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…
MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI yang ke-22…