POLITIK

Prabowo Disarankan Tak Nyalon di Pilpres 2024, SMRC: Peluangnya Kecil

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, diminta sebaiknya tak menyalonkan diri lagi di Pilpres 2024 mendatang. Pasalnya, dari survei nasional yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan peluang Menteri Pertahanan (Menhan) ini sangat kecil untuk bisa menang jadi presiden.

Menurut Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, hanya sekitar 50% pemilih Gerindra pada Pileg 2019 yang akan memilih Prabowo seandainya Pilpres dilakukan sekarang.

“Begitu juga hanya 39% pemilih Prabowo pada Pilpres 2019 yang menyatakan akan memilih Prabowo seandainya Pilpres dilakukan sekarang,” ujar Abbas, pada rilis daring survei nasional SMRC bertajuk ‘Sentimen Publik Nasional terhadap Kondisi Ekonomi-Politik tahun 2020 dan Prospek 2021’.

Kata Abas, Survei Nasional SMRC dilakukan melalui wawancara per telepon kepada 1202 responden yang dipilih secara acak (random) pada 23-26 Desember 2020. Margin of error survei diperkirakan +/-2.9%.

Survei SMRC tersebut menunjukkan bahwa nama yang menempati elektabilitas paling tinggi bila pilpres dilakukan sekarang adalah Ganjar Pranowo dengan suara dukungan 15.7%. Baru kemudian Prabowo di posisi kedua dengan 14.9%, diikuti oleh Anies Baswedan11%, Sandiaga Uno 7.9%, Ridwan Kamil 7.1%, Agus Harimurti Yudhoyono 3.1%, dan Tri Rismaharini 3.1%.

Lanjut Abbas, dengan data itu, Prabowo kemungkinan sulit sukses maju pada Pilpres 2024. “Bukan saja karena sudah dua kali kalah tapi juga karena saat ini sentimen publik terhadapnya tidak lebih baik,”terangnya.

Pada Desember 2015, misalnya, empat tahun menjelang pilpres 2019, survei menunjukkan bahwa suara dukungan terhadap Prabowo mencapai 23.9%. “Jadi angkanya sekarang jauh lebih rendah dibandingkan 2015,” ujar Abbas.

Survei SMRC juga menunjukkan bahwa dari massa pendukung Gerindra, terdapat 13% yang menyatakan memilih Anies Baswedan dan 14% memilih Sandiaga Uno bila pilpres dilakukan saat ini.

Di kalangan mereka yang memilih Prabowo pada Pilpres 2019, 18% diantaranya akan memilih Anies sebagai Presiden seandainya Pilpres dilakukan saat ini.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

7 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

18 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

19 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

1 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

1 hari yang lalu