INTERNASIONAL

IPF Desak Pemerintah Ambil Sikap Soal Konflik di Nagorno-Karabakh

MONITOR, Jakarta – Meskipun secara geografis sangatlah jauh, namun Azerbaijan merupakan negara yang telah menjadi sahabat dekat Indonesia.

Secara politik, Indonesia mendukung penuh kemerdekaan seluruh wilayah Arzebaijan dari penjajahan sesuai dengan amanat konstitusi yang menyatakan bahwa ‘penjajahan di atas dunia harus dihapuskan’.

Untuk mendalami hubungan antara Indonesia dan Azerbaijan, Direktur Eksekutif International Politics Forum (IPF) Aprilian Cena, beserta jajarannya pun berkunjung ke kediaman Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan periode 2016-2020, Husnan Bey Fananie.

Dalam pertemuan itu, Husnan menyatakan bahwa pihaknya terus menumbuhkan semangat generasi muda Azerbaijan untuk berkorban demi tanah air dalam mewujudkan kemerdekaan bagi seluruh kedaulatan negaranya.

Menyikapi hal itu, Direktur Eksekutif IPF Aprilian Cena, mengungkapkan bahwa titik temu antara Indonesia dan Azerbaijan adalah faktor historis dari keterlibatan kedua negara dalam menciptakan gerakan non-blok di masa Perang Dingin.

“Suatu keharusan bagi pemerintah Indonesia menentukan sikap dalam permasalahan Nagorno-Karabakh,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (3/1/2021).

Di sisi lain, Husnan menjelaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Azerbaijan sendiri memiliki beberapa fokus, antara lain investasi, kemitraan perdagangan dan energi dalam hal ini minyak mentah.

Tidak hanya itu, lanjut Husnan, kedua negara juga memiliki hubungan diplomatik di berbagai bidang, antara lain Bidang ekonomi, yaitu perdagangan bidang energi berupa minyak mentah.

“Adanya kerja sama bilateral di bidang perdagangan semakin meningkat setiap tahun, namun kerja sama ini lebih cocok untuk Azerbaijan karena pentingnya minyak bagi Indonesia,” ujarnya.

Aprilian pun menyepakati jika tren internasional saat ini diwarnai dengan aktivitas ekonomi dibandingkan kerja sama militer. Menurut Aprilian, adanya kerja sama ekonomi akan menciptakan kondisi win-win solution dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri di setiap negara.

Sementara itu, kerja sama di bidang kebudayaan salah satunya melalui The Indonesian Cultural Festival (ICF). Inilah strategi Indonesia untuk memonitor kerja sama kedua negara dan berbagai sektor di dalamnya.

“Dengan kata lain, posisinya tidak hanya di bidang kebudayaan, tetapi juga di bidang ekonomi dan menjadi ajang untuk terus meningkatkan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Azerbaijan,” kata Husnan.

Tidak hanya sebagai ajang pengenalan budaya Indonesia saja, melalui ICF, secara implisit Indonesia juga melakukan nation branding di Azerbaijan.

“Nation branding ini akan berdampak positif pada enam sektor di Indonesia yaitu pariwisata, pemerintahan, investasi, ekspor, people dan culture and heritage,” ungkap Husnan.

Husnan menyebutkan, salah satu kerja sama yang saat ini sedang ditingkatkan adalah bidang pariwisata. Hal itu terlihat dengan disahkannya visa masuk gratis bagi pemegang paspor Azerbaijan dan farm trip berupa Trade Expo Indonesia yang memuat pengusaha asal Azerbaijan di Indonesia.

“Saat ini kontrak P2P (People to People) antara Azerbaijan dan Indonesia mulai diintensifkan,” ujarnya.

Recent Posts

2 Tahun Prabowo-Gibran: HKTI Lumajang tegaskan Komitmen Penguatan Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani

2 Tahun Prabowo-Gibran: HKTI Lumajang tegaskan Komitmen Penguatan Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani MONITOR, Lumajang -…

2 jam yang lalu

Prof Rokhmin Paparkan Roadmap Maritim 2045, Targetkan PDB Maritim 15 Persen

MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…

18 jam yang lalu

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kemenhaj Benahi Tata Kelola dan Perkuat Layanan Jemaah

MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…

18 jam yang lalu

Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Regulasi Pelindungan Anak di Ruang Digital

MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil…

20 jam yang lalu

Panen Raya Padi di Indramayu hasilkan 13,1 Ton/Hektare berkat Extragen dan Pupuk Berimbang

MONITOR, Indramayu - Kelompok Tani (Poktan) Gentong Jaya, Desa Segeran Kidul Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu,…

22 jam yang lalu

Marwan Jafar Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Bersih, Desak Solusi Permanen Atasi Kekeringan

MONITOR, Pati - Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan bantuan…

22 jam yang lalu