BUMN

Persiapan Alih Kelola Blok Rokan, PDC Pastikan Keselamatan Kerja

MONITOR, Bengkalis – Keselamatan dan kesehatan kerja menjadi hal yang harus diprioritaskan. Target pekerjaan yang tercapai akan menjadi sia-sia jika terdapat kecelakaan kerja. Demikian disampaikan Direktur Operasi PT PDC Jusup Budiarto dalam kunjungan Management Walk Through (MWT) di beberapa titik kegiatan operasi project Rokan pada Rabu (16/12).

Menurut Jusup Budiarto, memastikan keselamatan kerja sudah menjadi komitmen manajemen agar dalam setiap project yang dilaksanakan dapat meminimalisir insiden.

Lebih lanjut Jusup mengatakan bahwa semua personel jangan lengah sedikitpun terhadap aspek keselamatan kerja. Patuh terhadap aturan yang ada, SOP dan ketentuan lainnya yang berlaku, juga aktif melakukan intervensi jika ditemukan adanya unsafe condition ataupun unsafe action, serta peduli terhadap sesama rekan kerja, terlebih jika ada potensi bahaya yang mengancam.

Ketiga prinsip yang diminta untuk diimplementasikan tersebut dikenal sebagai HSE Golden Rules yang wajib melekat pada segenap perwira PDC dalam melaksanakan pekerjaan di manapun berada sehingga menjadi budaya kerja sehari-hari.

Kegiatan MWT ini rutin dilakukan sebagai salah satu upaya monitoring progress project dan memberi dorongan semangat bagi para pekerja (frontliner) dalam menyelesaikan tugasnya. MWT Direktur Operasi PDC Jusup Budiarto ini sekaligus mewakili Manajemen Konsorsium PDC – PGASOL, didampingi oleh Corporate Secretary PDC Budhi Kristianto, perwakilan Manajemen PT Pertagas, team PGASOL, Project Manager, Deputi guna mengupayakan dan memastikan tahapan project berjalan dengan baik.

Meski project berjalan di tengah merebaknya pandemic Covid-19 ini, namun PDC dituntut untuk tetap profesional dalam menangani proyek strategis nasional ini.

Di sisi lain, pekerjaan penggantian pipa minyak yang cukup panjang ini memiliki tingkat kesulitan dan risiko yang tinggi, sehingga aspek keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama.

Karenanya, sinergi dua kekuatan PDC bersama anak perusahaan PGN, PGSOL (PGN Solution) diyakini akan dapat mengerjakan dan menyelesaikannya tepat waktu.

Koordinasi dua perusahaan afiliasi Pertamina ini telah berkomitmen bersama menyelesaikannya target penyelesaian project dengan baik, lancar, sesuai tata waktu, dan safety.

Pekerjaan penggantian pipa project Rokan yang terbentang melintas di empat kabupaten yang diharapkan dapat nantinya digunakan untuk menyalurkan minyak di blok Rokan.

Pembangunan pipa ini merupakan proyek strategis untuk mendukung ketahanan energi nasional. Ketahanan produksi minyak di Blok Rokan, diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan performa lifting minyak nasional sebagai energi primer dalam upaya memajukan perekonomian Nasional.

Recent Posts

Takziah ke Keluarga Petugas Haji di Malang, Wamenhaj Apresiasi Dedikasi Cak Imin Tetap Bertugas di Tanah Suci

MONITOR, Malang - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengunjungi rumah…

14 jam yang lalu

Komisi Kesehatan DPR Harap Pemerintah Segera Realisasikan Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini berharap Pemerintah segera merealisasikan…

14 jam yang lalu

Banyak Kasus Badal Haji Fiktif, DPR Dorong Digitalisasi Layanan dan Perketat Pengawasan Petugas

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq menyoroti banyaknya temuan terkait…

14 jam yang lalu

Komisi IX DPR Ingatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Tak Terganggu Buntut Defisit BPJS Kesehatan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyoroti kondisi keuangan BPJS…

14 jam yang lalu

Legislator Minta Pemerintah Antisipasi Meluasnya Karhutla, Dorong Bantuan Bagi Warga Terdampak

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan meminta Pemerintah mengantisipasi meluasnya kebakaran…

14 jam yang lalu

Menjalin Ukhuwah, Menggapai Barokah, Menjemput Magfiroh, Menuju Janah

dr. H. Agus Sunardi, Sp.PK Menjalin Ukhuwah, Menggapai Barokah, Menjemput Maghfiroh, Menuju Jannah Alhamdulillahi Rabbil…

14 jam yang lalu