Ketua DPP PSI Bidang eksternal Tsamara Amany Alatas (net)
MONITOR, Jakarta – Pemandangan tak biasa terjadi ketika Fraksi PSI membacakan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi, pada rapat paripurna DPRD DKI, Senin (14/12) kemarin.
Pasalnya, seluruh anggota DPRD DKI Jakarta selain Fraksi PSI melakukan aksi walk out sebagai bentuk kekecewaan atas berbagai pandangan umum dan kritikan mereka.
Menanggapi aksi walk out anggota dewan yang berkantor di Kebon Sirih itu, Ketua DPP PSI Tsamara Amani Alatas tak gentar menghadapi reaksi para legislatif Jakarta itu.
Tsamara menilai sikap anggota DPRD DKI Jakarta terhadap fraksi PSI, bahkan membencinya, adalah sebuah kehormatan. Ia menilai langkah yang dilakukan PSI demi kepentingan rakyat.
“Dimusuhi karena menjaga uang rakyat adalah sebuah kehormatan,” kata Tsamara Amani, Selasa (15/12).
Selain bangga, ia menyadari bahwa hal tersebut merupakan bentuk risiko yang harus dihadapi rekannya di Fraksi PSI Jakarta karena sikap menggagalkan usulan yang dinilai merugikan rakyat tersebut.
“Resiko yang harus kami terima ketika berani menggagalkan rencana naik gaji dan tunjangan anggota DPRD DKI sebesar Rp 700 juta per bulan,” pungkasnya.
MONITOR, Banjarbaru - Jelang Peringatan Ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng GreatNusa yang diluncurkan oleh Universitas Bina Nusantara (BINUS…
MONITOR, Jakarta - Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI, Marsda TNI M. Taufik Arasj, S.Sos.,…
MONITOR, Jakarta - Peristiwa bentrokan yang melibatkan sejumlah warga di kawasan Matraman menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut…
MONITOR, Jakarta – Jaksa Watch Institute (JWatch) mendesak Kejaksaan Agung RI melakukan audit nasional terhadap…
MONITOR, Jakarta - Strategi hilirisasi yang dijalankan Indonesia mendapat pengakuan dunia. Dalam Industrial Development Report (IDR) 2026,…