PBAK Mahasiswa Syekh Manshur Pandeglang
MONITOR, Pandeglang – Sebanyak 275 mahasiswa baru STAI dan STKIP Syekh Manshur Pandeglang mendapat tiga pesan penting saat mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB): mengenal tradisi akademik, aktif dalam budaya kemahasiswaan, serta menginternalisasi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Ketua STAI Syekh Manshur Pandeglang Dr. H. Nandang Kosim, S.Ag., M.Pd. mengatakan, ketiga hal tersebut menjadi fondasi penting bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan setelah lulus.
“Mengenal tradisi akademik dapat diartikan memahami sistem perkuliahan, budaya riset, integritas ilmiah, serta pemanfaatan fasilitas kampus untuk menunjang studi. Mengenal budaya kemahasiswaan yakni memahami wadah organisasi kemahasiswaan, ruang berkreasi, berinovasi, dan mengasah soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama tim,” kata Nandang Kosim saat memberikan sambutan pembukaan PBAK dan PKKMB di Aula Gedung Serba Guna (GSG) Kampus Syekh Manshur, Pandeglang, Sabtu (3/10/2026).
Pesan ketiga, lanjut Nandang, adalah menjadikan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan sebagai pijakan dalam kehidupan mahasiswa.
“Internalisasi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yaitu menjadikan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dan semangat kearifan lokal sebagai pijakan dalam berpikir dan bertindak,” ujarnya.
Menurut Nandang, kehidupan perkuliahan merupakan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas diri. Karena itu, mahasiswa tidak seharusnya membatasi proses belajar hanya di dalam ruang kelas.
“Jadilah mahasiswa yang aktif, kritis, dan berkarya. Imbangi kapasitas akademik atau hard skills dengan karakter dan moralitas yang luhur. Tantangan zaman ke depan menuntut tidak hanya kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual,” kata Nandang Kosim, alumni Program Doktor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
PBAK Tanpa Perpeloncoan
Nandang juga meminta panitia dan organisasi kemahasiswaan memastikan PBAK dan PKKMB menjadi ruang pembelajaran yang edukatif dan humanis.
“Saya menitipkan pesan kepada seluruh panitia dan organisasi kemahasiswaan, jadikanlah kegiatan PBAK dan PKKMB ini sebagai ajang yang edukatif, humanis, menginspirasi, serta menyenangkan bagi adik-adik mahasiswa baru. Ciptakan iklim kepemimpinan yang mengayomi, bukan menakuti,” ujarnya.
Ia juga mengajak mahasiswa baru mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin dan penuh semangat.
Ketua Pelaksana PBAK H. Agus Hidayatullah, S.Kom., M.Pd. mengatakan, kegiatan tahun ini diikuti 275 mahasiswa yang berasal dari tiga program studi di STAI Syekh Manshur dan lima program studi di STKIP Syekh Manshur.
Menurut Agus, seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk membangun relasi positif antara mahasiswa baru dengan lingkungan akademik kampus, tanpa praktik perpeloncoan maupun kekerasan.
“Materi yang ada dalam PBAK dan PKKMB semuanya berfokus pada sistem pembelajaran di perguruan tinggi dan tidak ada kegiatan kekerasan dari senior ke junior,” kata Agus Hidayatullah, yang juga menjabat Kabag Administrasi Umum, Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni.
Mahasiswa Diminta Tuntaskan Pendidikan
Ketua Yayasan Syekh Manshur Pandeglang Dr. H. Kosasih, M.Pd. mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan PBAK dan PKKMB.
Ia berpesan agar mahasiswa baru tidak berhenti di tengah perjalanan pendidikan dan berkomitmen menyelesaikan studi hingga memperoleh gelar sarjana.
“Jangan sampai putus di tengah jalan, harus lulus sarjana (S1). Apalagi yang kuliah di Syekh Manshur merupakan calon pendidik masa depan. Sementara calon guru, khususnya di wilayah Banten, saat ini sangat minim,” ujar Kosasih.
Pembukaan PBAK dan PKKMB tersebut turut dihadiri Sekretaris Pembina Yayasan Syekh Manshur Drs. KH. Sarwani, Ketua Yayasan Syekh Manshur Dr. H. Kosasih, M.Pd., Ketua STKIP Syekh Manshur Dr. H. Masrupi, M.Pd., serta sivitas akademika STAI dan STKIP Syekh Manshur Pandeglang.
MONITOR, MIRI, SARAWAK - Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S. menerima Aquaculture Lifetime Achievement…
MONITOR, Padang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkomitmen memperkuat pendampingan bagi pengusaha…
MONITOR, Jakarta - Pelantikan 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi…
MONITOR, Tanjungpinang - Indonesia dinilai memiliki modal strategis untuk memainkan peran lebih besar dalam ekonomi…
MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta peserta Talent and Innovation Hub (TIH) memastikan…
MONITOR, Jakarta - Di tengah bentang Samudra Hindia, Pulau Siberut di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra…