Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, saat mendampingi Eri-Armudji berdialog dengan para pengusaha di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2020). (Istimewa)
MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa kemenangan di dalam sebuah kontestasi dalam hal ini pilkada, bukanlah segalanya dan pilkada juga bukan soal urusan hidup dan mati.
Hasto pun meminta kepada para pemenang Pilkada Serentak 2020 berdasarkan quick count dan real count tidak berpuas diri dan harus menunggu hasil rekapitulasi resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Menurut Hasto, para calon yang menang juga tidak merayakan acara euforia yang berlebihan. Sebab, masyarakat saat ini sedang menderita karena pandemi Covid-19, sehingga tidak layak merayakan sebuah pesta.
“Ibu Megawati selalu mengingatkan cara-cara yang beradab dalam menjalankan demokrasi. Jadi semua harus dalam spirit peningkatan kualitas demokrasi dan sesuai koridor peraturan perundangan terkait pelaksanaan pilkada. Bagi kandidat atau petahana yang menang lanjutkan bekerja, petahana yang kalah juga jangan memprovokasi rakyat, kembalilah bekerja,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (10/12/2020).
Hasto menyampaikan bahwa PDIP mengapresiasi kerja keras seluruh elemen pemerintah dan masyarakat yang bergotong royong menyukseskan Pilkada Serentak 2020. Momentum pilkada di tengah pandemi diharapkan melahirkan pemimpin-pemimpin yang kuat dan mampu memberi solusi atas berbagai permasalahan di wilayahnya.
Hasto menilai, penyelenggaraan pilkada pun sejauh ini masih berjalan dengan aman dan tertib. Semua itu terwujud atas kerja sama yang baik antara penyelenggara pemilu, TNI dan Polri.
“Kedisiplinan rakyat yang tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan selama proses pencoblosan juga mencerminkan kesadaran sejarah bahwa rakyat Indonesia memang memiliki jiwa disiplin dan solid seperti yang ditunjukkan para tokoh pendiri Bangsa,” ujarnya.
Hasto menegaskan, bagi PDIP, kemenangan Pilkada 2020 bukanlah segalanya dan pilkada juga bukan soal urusan hidup dan mati. Hasto mengatakan, PDIP akan selalu berdiri tegak mengawal kepentingan rakyat. Menang maupun kalah harus segera kembali bekerja mengurus kebutuhan rakyat di tengah pandemi Covid-19.
“Pilkada menjadi tolok ukur bagaimana kaderisasi kepemimpinan partai mampu menghasilkan kader-kader partai sebagai kepala dan wakil kepala daerah,” katanya.
MONITOR, BEKASI – Gedung Juang Tambun bukan sekadar bangunan bersejarah. Di tempat yang menjadi simbol…
MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya…
MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…
MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…