Sekretaris DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Sekretaris DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman, mengaku kesal atas beredarnya kabar yang menyudutkan anggotanya pada insiden baku tembak di Tol Cikampek. Ia membantah bahwa anggota FPI membawa senjata api ketika mengawal rombongan Habib Rizieq Shihab beserta keluarganya.
“Bahwa fitnah besar kalau laskar kita disebut membawa senjata api dan tembak menembak. Laskar kami tidak pernah dibekali dengan senjata api. Kami terbiasa dengan tangan kosong, kami bukan pengecut,” kata Munarman tegas, dalam konferensi pers.
Ia menyatakan, tudingan yang menyudutkan FPI merupakan fitnah besar dan upaya pemutar balikan fakta. Terkait insiden di Tol Cikampek itu, ia berani menyatakan anggota FPI tidak melakukan aksi serangan duluan.
“Ini fitnah luar biasa, ini pemutar balikan fakta dengan menyebutkan bahwa laskar yang lebih dahulu menyerang dan melakukan penembakan,” tandas Munarman.
Sebagaimana diketahui, enam orang laskar FPI yang mengawal jalannya rombongan Habib Rizieq beserta keluarga dihadang oleh rombongan orang tak dikenal. Menurut pihak FPI, anggota mereka diculik polisi berpakaian preman dan ditembak.
MONITOR, Cirebon – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) pada periode…
MONITOR, Jakarta - Maxim Indonesia mengumumkan telah melampaui kehadiran di 400 kota di Indonesia, menegaskan…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) membagikan bingkisan apresiasi kepada sejumlah pengguna jalan…
MONITOR, Lebak – Sel darah putih atau leukosit tidak hanya berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh, tetapi…
Adriansyah (Ketua Ikatan Keluarga Alumni FISIP UIN Jakarta) Konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat…
MONITOR, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab), pelantikan…