POLITIK

PKS Terima Pengesahan Pengurus Baru dari Kemenkumham

MONITOR, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menerima pengesahan kepengurusan baru periode 2020-2025 di bawah kepemimpinan Presiden Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aboe Bakar Alhabsyi dari Kemenkumham pada Rabu (18/11/2020).

“Hari ini (Rabu, 18/11/2020) kami mengambil pengesahan dokumen dari Dirjen AHU (Administrasi Hukum Umum) Kemenkumham. Hal ini terkait hasil Musyawarah Majelis Syuro tanggal 2-5 Oktober 2020 yang melakukan perubahan Pengurus dan AD-ART,” ungkap Sekjen PKS, Aboe Bakar Alhabsyi, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (18/11/2020) malam.

Sebagaimana aturan dalam Undang-Undang Partai Politik (UU Parpol), pria yang akrab disapa Habib itu mengakui bahwa memang ada kewajiban untuk mengajukan pengesahan perubahan pengurus dan pengesahan perubahan AD-ART.

“Oleh karenanya, kami kemudian melanjutkan mengajukan perubahan pengurus dari Presiden Shohibul Iman ke Presiden Ahmad Syaikhu, beserta jajaran kepengurusan lainnya,” ujarnya.

Di sisi lain, Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan, pihaknya juga melakukan perubahan AD-ART sesuai hasil rapat Majelis Syuro PKS di Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

“Kemudian kami pun berkonsultasi dengan jajaran Dirjen AHU mengenai persyaratan dan dokumen yang diperlukan, dan setelah berproses beberapa hari, alhamdulillah hari ini semua telah diselesaikan,” kata Habib.

Menurut Habib, pihaknya pun menyampaikan terima kasih atas pelayanan yang diberikan oleh Ditjen AHU Kemenkumham beserta jajarannya, karena pelayanan yang diberikan sangat profesional.

“Kami sangat terbantu dalam melakukan pemenuhan persyaratan administrasi maupun melakukan perbaikan berkas. Sehingga kami bisa menyelesaikan seluruh persyaratan yang ada dengan baik dan benar,” ungkapnya.

Habib menambahkan, PKS merupakan parpol yang selama ini selalu mentaati seluruh aturan yang ada. Menurut Habib, PKS memiliki semangat untuk menjadi partai dengan pengelolaan yang baik atau good party governance.

“Pemenuhan administratif berupa pengesahan perubahan pengurus dan AD-ART adalah bagian dari upaya untuk mewujudkan good party governance tersebut,” ujarnya.

Recent Posts

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

13 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

18 jam yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

21 jam yang lalu

Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengupayakan pemulihan aktivitas usaha…

23 jam yang lalu

Dari Ketahanan Keluarga hingga Kompetensi Digital, Ini Tiga Tantangan Strategis Penghulu

MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…

1 hari yang lalu

Desak Kasus Penyadapan Ilegal Diusut Tuntas, MUI Ingatkan Larangan Tajassus dalam Islam

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…

1 hari yang lalu