Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin
MONITOR, Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan pesantren sebagai pusat pendidikan yang memberikan pemahaman keagamaan harus mampu mengambil peran yang signifikan dalam menyiapkan generasi masa depan.
Tentunya, kata Ma’ruf, pesantren harus mampu mensyiarkan nilai-nilai Islam dan menjelaskan Islam rahmatan lil aalamin (rahmat bagi semesta), Islam wasathiyah (moderat) dan Islam yang ahlusunnah wal jama’ah.
Ia menyadari jumlah pesantren yang sangat banyak tentu dapat menjadi agen perubahan baik melalui pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
“Pesantren berpotensi besar sebagai mesin produksi peningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan dan perubahan global,” kata Ma’ruf Amin, Selasa (10/11).
Disamping itu, Ketua Umum MUI nonaktif ini menegaskan pesantren juga memiliki peran strategis dalam konteks kebangsaan dan kenegaraan.
Menurutnya, para pendiri bangsa telah bersepakat menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dengan Pancasila sebagai dasarnya.
MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…
MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…
MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…
MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…
MONITOR, Jakarta — Penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis tunggal penyaluran bantuan…