Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin
MONITOR, Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan pesantren sebagai pusat pendidikan yang memberikan pemahaman keagamaan harus mampu mengambil peran yang signifikan dalam menyiapkan generasi masa depan.
Tentunya, kata Ma’ruf, pesantren harus mampu mensyiarkan nilai-nilai Islam dan menjelaskan Islam rahmatan lil aalamin (rahmat bagi semesta), Islam wasathiyah (moderat) dan Islam yang ahlusunnah wal jama’ah.
Ia menyadari jumlah pesantren yang sangat banyak tentu dapat menjadi agen perubahan baik melalui pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
“Pesantren berpotensi besar sebagai mesin produksi peningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan dan perubahan global,” kata Ma’ruf Amin, Selasa (10/11).
Disamping itu, Ketua Umum MUI nonaktif ini menegaskan pesantren juga memiliki peran strategis dalam konteks kebangsaan dan kenegaraan.
Menurutnya, para pendiri bangsa telah bersepakat menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dengan Pancasila sebagai dasarnya.
MONITOR, Jakarta - Momentum Hari Santri Nasional 2026 harus menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya…
MONITOR, SLEMAN - Lahan yang sebelumnya kurang produktif di Dusun Manggunan, Kalurahan Caturharjo, Sleman, mulai…
MONITOR, SEMARANG - Akuakultur atau budi daya perairan berpotensi menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan…
MONITOR, Sumatera — Bencana tidak hanya berdampak pada rumah dan lahan warga, tetapi juga pada…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau perkembangan dan dinamika pasar modal…
2 Tahun Prabowo-Gibran: HKTI Lumajang tegaskan Komitmen Penguatan Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani MONITOR, Lumajang -…