Pasar Tani Goes To Mall, Jurus Kementan Perluas Akses Pangan Berkualitas

MONITOR, Jakarta – Salah satu upaya Kementerian Pertanian dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan yang berkualitas di tengah kondisi pandemi COVID-19 saat ini adalah memperluas saluran pemasaran komoditas produksi petani melalui optimalisasi Pasar Mitra Tani (PMT) atau yang dahulu dikenal dengan Toko Tani Indonesia Center (TTIC).

Sebagai sarana memperkenalkan produk pangan langsung dari petani yang berkualitas dengan harga terjangkau, Pasar Mitra Tani ikut serta dalam Pasar Tani Goes To Mall yang digelar di beberapa Mall besar di Jakarta, Depok dan Bogor.

PMT turut hadir di Mall of Indonesia Jakarta pada 5 – 15 November 2020, Margo City Depok pada 9 – 13 November 2020, Yogya Departement Store Bogor pada 18 – 22 November 2020 dan Kuningan City Jakarta pada 3 – 13 Desember 2020.

Menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi, kehadiran PMT dalam acara Pasar Tani Goes To Mall merupakan salah satu cara mendekatkan akses pangan yang berasal dari petani langsung ke konsumen.

“Gapoktan menjual produk pangannya di mall. Hal ini merupakan salah satu upaya mendorong peningkatan nilai tambah produk petani sehingga pendapatan petani meningkat, dan upaya ini menjadi konsen Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo,” ungkapnya ketika dihubungi, Selasa (10/11/2020).

Dia berharap pengenalan produk pangan PMT/TTIC dalam acara Pasar Tani goes to Mall kali ini dapat menjangkau semua kalangan masyarakat untuk mengakses produk pangan langsung dari petani.

“Kegiatan PMT ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yakni masyarakat mendapat bahan pangan yang berkualitas,” katanya.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri mengatakan, PMT menyediakan 10 produk pangan pokok/ strategis seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, cabai merah keriting, daging ayam, daging sapi, telur, gula dan minyak goreng,

“Tidak hanya itu, di PMT juga menyediakan produk pangan berkualitas premium seperti beras organik dan beras premium serta gula semut premium,” kata Risfaheri.

Adapun beberapa produk pangan hasil petani yang dijual di PMT goes to mall antara lain: Beras Rp 8.800/kg: minyak goreng Rp 11.000/pack, gula pasir Rp 12.500/kg, cabai rawit merah (Rp 10.000/pack), cabai merah keriting (Rp 10.000/pack), dan bawang merah (Rp 15.000/pack).

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

21 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

23 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu