Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman (dok; Detik.com)
MONITOR, Jakarta – Viralnya sebuah truk dihadang komodo yang diketahui mogok karena terjebak lumpur di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), beberapa waktu lalu menyita perhatian banyak kalangan.
Rupanya, pemerintah tengah membangun megaproyek pemugaran kawasan taman nasional komodo di Pulau Rinca, NTT.
Terkait hal ini, Waketum DPP Partai Demokrat Benny K Harman meminta agar Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa Bangsa (UNESCO) menghentikan proyek tersebut.
Benny, yang merupakan Legislator dapil NTT ini meminta agar UNESCO menyurati Presiden Joko Widodo agar menghentikan proyek tersebut.
Menurut Benny, taman nasional komodo di NTT bukan hanya milik Indonesia saja, melainkan milik dunia. Untuk itu, ia meminta PBB untuk melindungi ekosistem komodo.
“Saya minta PBB, dalam hal ini UNESCO, secara resmi menyurati Presiden RI untuk menghentikan proyek tersebut! Harus mutlak dihentikan, itu bukan saja milik Indonesia, tapi milik dunia,” ujar Benny K. Harman, Rabu (28/10).
“Dunia harus melindungi ekosistem komodo ini,” tegasnya.
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…
MONITOR, Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga…
MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci…
MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…
MONITOR, LEBAK – Peserta KKN Nusantara dari delegasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur…
MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…