BERITA

Sasar Pengusaha, Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Bantaran Kali

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memerintahkan semua walikota untuk melakukan penertiban bangunan yang dibangun di pinggiran kali. Hanya saja, Pemprov DKI melakukan pengecualian, dimana penertiban ini hanya menyasar bangunan milik pengusaha bukan warga yang tidak mampu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, berkaca pada kasus longgarnya tanggul perumahan di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, pihaknya telah meminta agar para walikota di lima wilayah mengecek kembali kondisi bantaran kali.

Apabila menemukan bangunan serupa, kata Ariza, para walikota harus menertibkannya. Menurutnya, bangunan itu tidak boleh berada di pinggir kali, apalagi perumahan.

“Developer yang persis di pinggir kali yang perlu dicek kembali dan ditertibkan. Mereka punya uang kok, bangun di bantaran kali,” kata Riza Patria di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (22/10).

Dia menjelaskan, berbeda dengan masyarakat yang tidak punya uang dan tanah tetapi tinggal di bantaran kali. Untuk itu, dia memastikan masyarakat yang tidak punya uang itu tidak akan ditertibkan.

“Beda sama rakyat yang ga punya uang, ga punya tanah bangun di pinggir kali, itu beda. Ini pengusaha. Ini orang yang berkecuupan, kok bangun rumah di pinggir kali. Ini yang maksud kami yang harus ditertibkan,” tegasnya.

Diketahui, Sabtu (10/10) lalu, tanggul bangunan perumahan di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan yang berada di bantaran kali longsor. Akibatnya ada sekitar 300 Rumah terendam banjir lantaran aliran kali terhambat puing tanggul longsor. Bahkan longsor tersebut menyebabkan korban meninggal dunia.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

14 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

18 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

21 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

24 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

1 hari yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

2 hari yang lalu