Ratusan personel TNI jajaran Kodam Jaya mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilpres 2019 di Balai Kota Depok. (Foto: Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0508/Depok Kolonel Inf. Agus Isrok Mikroj meminta personelnya mengantisipasi ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Pilwalkot Depok, 9 Desember 2020 mendatang.
“Kami siap membantu Polres Metro Depok untuk menghalau gangguan kamtibmas di Pilkada 2020. Sedikitnya 450 personel Kodim Depok akan diterjunkan pada masa tenang dan hari pencoblosan 9 Desember mendatang,” kata Kolonel Agus kepada MONITOR, di Makodim Depok, Kamis (15/10).
Dikatakan Agus, antisipasi yang paling penting adalah menjaga netralitas dalam Pilwalkot.
Bahkan, jelas Agus, di bulan Maret kemarin, pihaknya bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok telah memberikan sosialisasi tentang netralitas ke seluruh personel Kodim Depok.
“Kami juga sudah memetakan area pengamanan. Maka personel akan disebar di sekitar 4.000 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kota Depok,” ujarnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…
MONITOR, Tengerang Selatan - Komite Nasional Pengawas Haji (KOMNAS Haji) mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil.…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI (Kementerian IMIPAS) mengumumkan seleksi terbuka untuk jabatan…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara langsung membahas perkembangan situasi domestik dan global terkini…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren sebagai orkestrator ekosistem pesantren nasional…