Ilustrasi: Personel TNI dari jajaran Kodam Jaya mengikuti upacara penutupan TMMD ke-103 Kodim Depok. (Foto: Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Komando Distrik Militer (Kodim) 0508/Depok sudah menyiagakan 400 personelnya untuk siaga bencana sepanjang musim penghujan. Ratusan personel tersebut berada di Komando Rayon Militer (Koramil) tingkat kecamatan maupun tiga satuan kompi di Makodim Depok.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0508/Depok Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj mengatakan, pihaknya telah memiliki prosedur tetap (protap) sebagai langkah antisipatif tanggap bencana.
Untuk itu, sebanyak 400 personel Kodim Depok dikerahkan sepanjang musim penghujan untuk mengantisipasi bencana di Kota Depok.
“Siaga petugas ini dalam arti sebelum dan setelah terjadi kebencanaan. Pencegahan terus dimasifkan, tapi jika ada kejadian kami siap melakukan penyelamatan maupun evakuasi,” kata Kolonel Agus, Minggu (11/10).
Agus menjelaskan, tidak hanya menyiagakan ratusan personel, pihak Kodim Depok juga sudah memiliki persiapan material seperti posko bencana yang sudah dibangun sejak Februari 2020.
Menurutnya, posko bencana itu dilengkapi dengan tempat tidur lipat dan peralatan dapur umum lengkap. Hal tersebut untuk mengantisipasi jika ada warga yang harus mengungsi karena tertimpa bencana.
”Selain posko bencana, kami juga memiliki dua perahu karet dan dua perahu besi, beberapa pelampung untuk upaya penyelamatan dilokasi bencana,” pungkasnya.
MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…
MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…
MONITOR, Jakarta — Outlook Ketenagakerjaan 2026 yang disusun Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan)…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memproses…