Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (dok: Rmol)
MONITOR, Jakarta – Menghadapi tudingan dari sejumlah pihak yang menyudutkan partai Demokrat sebagai sponsor dibalik aksi penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja, Andi Arief angkat bicara.
Kepala Bappilu DPP Demokrat ini menegaskan partai Demokrat sama sekali tidak terlibat dibalik aksi protes di berbagai daerah, apalagi mendanai aksi tersebut.
Saking kesalnya, Andi Arief melontarkan usulannya akan meminta mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Ketua Majelis Tinggi Demokrat untuk turun gelanggang.
“Kalau terus menerus menuduh Pak SBY di belakang aksi mahasiswa dan buruh, lama-lama nanti kami mengusulkan Pak SBY beneran ikut turun langsung aksi bersama masyarakat,” ancam Andi Arief, dalam keterangannya, Sabtu (10/10).
“Seperti dilalukan mantan Presiden di Filipina. Estrada pernah Tumbang lho,” sambung Andi Arief mengingatkan.
Sebagaimana diketahui, Fraksi Partai Demokrat DPR menjadi salah satu fraksi yang menolak tegas UU Cipta Kerja disahkan. Bahkan, fraksi yang dipimpin Edhy Baskoro Yudhoyono atau Ibas ini melakukan walk out saat UU tersebut tetap disahkan DPR.
MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…
MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…
MONITOR, Jakarta — Outlook Ketenagakerjaan 2026 yang disusun Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan)…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memproses…