Aksi protes Omnibus Law terus memanas di Jakarta (dok: istimewa)
MONITOR, Jakarta – Ketika aksi protes Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja pecah di Jakarta, Presiden Joko Widodo justru memilih untuk bertolak ke Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka kunjungan kerja.
Disana, Jokowi meninjau lumbung pangan raksasa atau food estate. Sementara di Jakarta, para demonstran yang terdiri dari mahasiswa hingga buruh menuntut pembatalan UU Cipta Kerja, hingga bentrok dengan aparat.
Lagi-lagi sikap Jokowi ini menuai sorotan dari Politikus Demokrat, Rachland Nashidik. Ia menyayangkan sikap orang nomor wahid di Indonesia itu yang tetap diam dalam menyikapi pengesahan UU Cipta Kerja.
Dalam cuitannya di laman Twitter, Rachland pun mendesak agar Jokowi segera pulang ke Jakarta. Ia menilai, sikap tegas Jokowi sangat dibutuhkan saat ini untuk mencegah gelombang protes yang terjadi.
“Pak Jokowi, segeralah pulang ke Jakarta. Sikap Anda sebagai pemimpin dibutuhkan. Jangan biarkan Mahasiswa, anak-anak kita, dan massa buruh, berhadapan dan bentrok dengan aparat,” kata Rachland Nashidik, Kamis (8/10) malam.
Ia juga mengingatkan, jumlah korban demo saat ini sudah banyak berjatuhan. Untuk itu, diperlukan sikap tegas dari sang Kepala Negara ini.
“Sudah jatuh korban di kedua belah pihak. Cuma Anda yang bisa mencegah jatuh korban lebih banyak,” pungkasnya.
MONITOR, Jember - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat komitmennya membangun ekosistem…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat penyelenggaraan haji yang inklusif bagi penyandang…
MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi menegaskan bahwa pejabat fungsional di…
MONITOR, Tangerang Selatan - Bertambahnya jumlah guru besar di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif…
MONITOR, Bogor - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI resmi meluncurkan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG)…
MONITOR, Bekasi – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa data Sensus Ekonomi (SE) 2026 akan…