Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas (dok: Tribun)
MONITOR, Jakarta – Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Supratman Andi Agtas, mengatakan Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja yang sudah disahkan kedepannya akan menghasilkan sesuatu yang baru.
Ia pun meyakini, korban pertama omnibus law adalah para birokrat yang menikmati proses perizinan mendirikan usaha.
“Saya pastikan korban pertama omnibus law adalah birokrat-birokrat yang menikmati ‘kesenangan’ dalam perizinan berusaha,” kata Supratman Andi Agtas, dalam program talkshow Mata Najwa, Rabu (7/10).
Bahkan, politikus asal Soppeng Sulawesi Selatan menyebut UU Cipta Kerja ini tidak menghilangkan pembagian kekuasaan pemerintah daerah.
“Pembagian kekuasaan pemerintah daerah sama sekali tidak ada yang dihilangkan,” terang Legislator dari Fraksi Gerindra ini.
“Saya yakin dan percaya sejarah akan buktikan apa yang kita lahirkan dari omnibus law akan menjadi sesuatu yang baru,” imbuhnya.
MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…
MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…
MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…