Hidayat Nur Wahid
MONITOR, Jakarta – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, dalam periode 13-27 September, telah terjadi kenaikan jumlah kasus aktif di 10 provinsi prioritas yang berakibat kenaikan secara nasional.
Dalam pemaparannya, Wiku mengatakan total kasus aktif di 10 provinsi prioritas tersebut pada 13 September berjumlah 39.271 pasien.
Menyikapi laporan Satgas Penanganan Covid-19, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menilai target pencapaian pemerintah dalam menurunkan kasus Covid-19 belum terpenuhi. Apalagi, dikatakan dia, pengendalian Covid-19 ini ditangani langsung oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.
“Evaluasi Prof Wiku (Jubir Satgas Penanganan Covid-19), 2 pekan Luhut diperintah Presiden Jokowi untuk turunkan kasus Covid-19. Ternyata Malah Bertambah, Kematian Naik di 5 Provinsi. Kembali targetnya tak terpenuhi,” ujar Hidayat Nur Wahid, Sabtu (3/10).
Hidayat pun mempertanyakan sikap dan kejelasan Presiden Joko Widodo dalam penanganan kasus Covid-19, akankan melanjutkan wacana reshuffle terhadap anak buahnya, yang belum mampu menekan kasus Covid-19.
“Bagaimana evaluasi Jokowi? Jadi reshufle?” pungkasnya sembari bertanya.
MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…
MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti langkah cepat Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario…
MONITOR, Bogor – Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 bukan sekadar mencari sapi terbaik. Di…
MONITOR, Kupang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong penyelenggaraan Flobamorata Creative Expo…
MONITOR, Gunungkidul — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat dukungan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, Daerah…