Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie (dok; Republika)
MONITOR, Jakarta – Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia atau ICMI, Jimly Asshiddiqie, mengingatkan semua elemen tidak seharusnya memusuhi atau membully Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang digagas Din Syamsuddin dan rekan-rekannya.
Jimly mengatakan, apabila ada pihak-pihak yang tidak setuju, maka hendaknya mengabaikan saja serta tidak perlu menyebarkan benih-benih kebencian.
“Untuk apa, KAMI mesti dimusuhi, ditakuti dan dibuly. Kalo tidak setuju, abaikan saja, biar tidak tingkatkan kebencian dan permusuhan,” kata Jimly Asshiddiqie, dalam keterangannya, Jumat (2/10).
Ia menekankan, seharusnya elemen bangsa Indonesia saling menghargai sikap dan pendapat kelompok satu dengan lainnya sesuai dengan nilai Pancasila.
“Biar saling bertoleransi sesuai spirit Pncasila. Tentu kumpul-kumpul jangan juga abaikan protokol kesehatan. Kalo petugas bertindak, jangan juga langsung dipolitisasi,” imbuh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini mengingatkan.
LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…
MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…
MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…
MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…
MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…