PERTANIAN

KOPITU Buka Platform Indonesia Grocery di Dubai

MONITOR, Jakarta – Dalam rangka peningkatan ekspor nasional, Komite Pengusaha UMKM Indonesia Bersatu (KOPITU) menggandeng Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Eximbank Indonesia untuk mengakses KUR bagi UKM dan petani melalui Platform E-Commerce Indonesian Grocery KOPITU.

“Platform Indonesian Grocery KOPITU dapat menjadi media e-Commerce yang sangat baik bagi pelaku UKM dan petani untuk melakukan penetrasi pasar luar negeri,” ujar Ketua Umum KOPITU Yoyok Pitoyo melalui webminar, Selasa, 15 September 2020.

Menurutnya, support pemerintah bagi pelaku ekonomi sangat dibutuhkan, terutama di masa Pandemi covid-19. Hal tersebut dikarekana, untuk menggenjot roda perekonomian, salah satunya adalah dengan ekspor produk UKM dan produk pertanian.

“Inisiatif telah kami lakukan dan telah kami persiapkan, respon dari pelaku UKM dan petani juga sangat antusias dan positif. Sekarang semua kita kembalikan ke pemerintah, bagaimana peluang ini akan ditindak lanjuti” pungkas Yoyok.

Lebih lanjut, Yoyok menyampaikan bahwa langkah ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (Gratieks) yang digagas oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

Untuk itu, KUR pertanian bagi para petani diharapkan dapat diakses sebagai fasilitas petani Indonesia dalam rangka menghasilkan produk pertanian yang unggul dan bernilai ekspor tinggi. Sedangkan KURBE bagi pelaku UKM diharapkan dapat diakses sebagai dukungan finansial UKM dalam rangka melaksanakan kegiatan ekspor.

Perlu diketahui, sejauh ini KOPITU telah berhasil membuka pasar ke United Arab Emirates dan akan dilanjutkan dengan negara lain dengan target pasar yang luas.

Sejalan dengan hal ini, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil selaku koordinator Gratieks mengapresiasi upaya penetrasi pasar ekspor yang dilakukan.

“Kami juga siap memberi dukungan berupa bimbingan teknis pemenuhan persyaratan teknis sanitari dan fitosanitari,” ujar Jamil.

Tidak hanya itu, layanan karantina “karpet merah” juga kami siapkan, agar produk memiliki daya saing yang lebih di pasar ekspor,”
tukasnya.

Recent Posts

Gerlar Aksi, PERINDRA Tuntut Kejagung Tegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

MONITOR, Jakarta – Aktivis pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Indonesia Raya (PERINDRA) melakukan aksi unjuk…

2 jam yang lalu

Perkuat Pelayanan Jalan Tol, JTT Optimalkan Penyelesaian Pelebaran Ruas Surabaya–Gempol

MONITOR, Surabaya – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan…

6 jam yang lalu

Kebijakan Strategis Pemerintah Topang Kenaikan PMI Manufaktur Nasional

MONITOR, Jakarta - Sektor industri manufaktur Indonesia kembali menunjukkan geliat positif dan memasuki zona ekspansi…

7 jam yang lalu

Korlantas Polri dan Jasa Marga Perkuat Kolaborasi, Bahas Digitalisasi, Nataru hingga Penertiban ODOL

MONITOR, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo bersama Pejabat Utama…

9 jam yang lalu

Waka Komisi X DPR Minta Putusan MK Soal Anggaran MBG Dilakukan Mulai 2027

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi MY Esti Wijayati meminta Pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah…

10 jam yang lalu

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships Resmi Dibuka

MONITOR, Jakarta - Penyelenggaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 resmi dibuka di Tennis…

13 jam yang lalu