PERTANIAN

Dengan RJIT, Lahan Seluas 50 Ha di Trenggalek Terairi

MONITOR, Trenggalek – Produksi pertanian di Kabupaten Treggalek, Jawa Timur dipastikan tetap terjaga. Sebab, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian telah melakukan kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan RJIT adalah bagian dari water management untuk memastikan ketersediaan air bagi pertanian.

“Manajemen air harus menjadi perhatian dalam pertanian. Bagaimana air bisa tersedia mencukupi kebutuhan pertanian. Lewat kegiatan RJIT, Kementerian Pertanian mendukung aktivitas petani khususnya dalam menjaga lahan pertanian,” tutur Mentan SYL, Selasa (15/9/2020).

Hal senada disampaikan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy.

“Dengan RJIT ini, kita membenahi saluran irigasi yang terhambat, sekaligus menambah luas pertanian yang terairi. Dengan begitu produksi pertanian akan terus terjaga,” tuturnya.

Dijelaskannya, kegiatan RJIT dilakukan di Trenggalek karena kondisi existing saluran Banyak mengalami kebocoran.

Akibatnya, air yang mengalir tidak sampai ke bagian hilir. Atau air tidak tercukupi untuk pertanian.

“Pelaksanaan pekerjaan RJIT kurang lebih 30 sekitar Hari Kerja. Transfer bulan Maret, pekerjaan fisik selesai Akhir April 2020,” terangnya.

Kegiatan RJIT di Trenggalek dilakukan P3A Sidomakmur yang diketuai Jumadi. Kegiatan ini dilakukan di Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Aliran yang di RJIT ini memanfaatkan sumber air Dam Widoro

“Dampak yang dirasakan dari RJIT ini adalah lahan yang terairi seluas 50 hektare. IP awal 2 dengan tanam padi – padi – palawija, Provitas saat ini 6 ton/Ha dan diharapkan dapat meningkat menjadi 7 ton/Ha,” terangnya.

Konstruksi RJIT yang dikerjakan adalah menggunakan batu kali, dengan dimensi Lebar atas 0,5 Meter, Lebar bawah 0,4 Meter, Tinggi 0,7 Meter, dan Panjang 71 Meter.

Recent Posts

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

9 jam yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

1 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

1 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

2 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

2 hari yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

2 hari yang lalu