PERTANIAN

Wow! Ternyata Artis Cantik Vicky Shu Suka Bertani

MONITOR, Jakarta – Pandemi Covid 19 yang melanda seluruh dunia membuat ekonomi di banyak negara mengalami pelemahan yang cukup signifikan. Tak heran, kondisi ini telah menimbulkan beragam krisis. Salah satunya krisis pangan. Bahkan badan pangan dunia FAO telah menyampaikan himbauan untuk mewaspadai kemungkinan adanya krisis pangan tersebut.

Mengenai hal ini, Selebriti yang juga pengusaha Toko Mitra Tani, Vicky Shu memandang pentingnya merawat dan menjaga sektor pertanian dari berbagai ancaman dan tantangan krisis yang dihadapi. Menurut Vicky, pertanian harus menjadi modal dasar bagi keberlangsungan hidup mamusia.

“Saya kira momentum pandemi ini harus menjadi sebuah kesadaran bersama bahwa pertanian itu sangat penting dan bermanfaat bagi orang banyak. Sebab tidak ada manusia yang tidak butuh pangan. Semuanya pasti butuh makan,” ujar Vicky saat mengikuti tik-talk volume 3 yang digekar Kementerian Pertanian di Gedung PIA, Jakarta, Jumat, 4 September 2020.

Vicky sendiri mengaku sudah lama tertarik dengan dunia pertanian dan peternakan. Selain bisa merawat asupan gizi pangan sehari-hari, bisnis ini juga dinilai menjanjikan karena memiliki akses pasar yang tetap.

“Dari dulu memang sudah tertarik dengan dunia pertanian dan saya juga ingin mengembangkan peternakan khusunya telur. Saya bersyukur karena pertanian sekarang semakin maju dan modern,” katanya.

Vicky mengatakan, sejak dulu Indonesia dikenal sebagai negara agraris yang menghasilakan sumber protein, gizi dan pangan sehat. Indonesia juga memiliki cuaca dan suhu yang pas untuk bercocok tanam.

“Kondisi ini harusnya bisa direspon dengan baik oleh anak muda. Mindset anak mudah harus diubah terkait petani dan jangan takut untuk menjadi petani karena disini banyak sekali hal-hal yang bisa dikembangkan,” katanya.

Perlu diketahui, saat ini Vicky sudah membuka toko mitra tani yang berkolaborasi langsung dengan para petani sebagai pionir utama produksi. Vicky juga mengaku sudah memiliki jaringan petani di seluruh Indonesia.

“Dan yang pasti, saya sudah bekerja sama dengan Kementan sebagai pelaksana pembangunan pertanian Indonesia. Apalagi dibawah Kementan harga-harga juga stabil karena mereka turun langsung ke lapangan. Jadi kita mendapatkan langsung barangnya dari petani dan harganya stabil,” tutupnya.

Recent Posts

Ekonomi Kreatif Jadi Andalan Tangsel 2027, Pilar Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Tertib Perizinan

MONITOR, Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai motor…

2 jam yang lalu

Hari Nelayan Nasional 2026, HKTI Lumajang dorong 3 Agenda Strategis untuk Nelayan Pesisir Selatan

MONITOR, Lumajang - Memperingati Hari Nelayan Nasional 2026, Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia…

3 jam yang lalu

Pengumuman SPAN-PTKIN 2026 Hari Ini Pukul 15.00 WIB, 143.948 Siswa Berebut Kursi PTKIN

MONITOR, Jakarta – Sebanyak 143.948 siswa dari seluruh Indonesia menanti pengumuman hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional…

7 jam yang lalu

Jasa Marga Perbaiki Tol Cipularang dan Padaleunyi hingga 11 April 2026, Pengguna Diimbau Atur Waktu Perjalanan

MONITOR, Bandung — Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division melanjutkan program pemeliharaan jalan di ruas Tol…

9 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Produk Lokal Tembus Pasar China

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan komitmen pemerintah…

9 jam yang lalu

Kemenperin Optimalkan Transformasi Digital dan Pemasaran Online Sektor IKM

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus mendorong pelaku industri nasional, khususnya industri kecil dan menengah (IKM),…

9 jam yang lalu