Ilustrasi Covid-19
MONITOR, Depok – Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok Jawa Barat ditutup selama 1 pekan kedepan. Penutupan itu dilakukan menyusul ditemukannya 1 ASN dan 2 Non ASN Setda yang terpapar covid-19.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok Dadang Wihana mengatakan penutupan dilakukan untuk kepentingan mitigasi.
“Ia benar, ada 1 ASN dan 2 ASN terpapar Covid. Untuk kepentingan mitigasi (Kantor Setda) kami lakukan penutupan sementara,” kata Dadang kepada MONITOR, Selasa (01/09).
Untuk itu, kata Dadang, seluruh pegawai yang ada di lingkungan Setda melakukan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.
“Kecuali (layanan) D’Core dan Satgas gugus tugas, di lantai 5. Karena itu layanan vital yang melayani informasi dan lain-lain,” tegasnya.
Baca Juga: Waduh! 3 Pegawai Kantor Setda Depok Terpapar Covid-19
MONITOR, Jakarta - Asosiasi Forum Antar Agama G20 (IF20) bersama Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan mengadakan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Syarif…
Oleh: Robi SugaraDosen Keamanan Internasional, Prodi HI, FISIP, UIN Jakarta Mei akan selalu menjadi bulan…
MONITOR, Jakarta - Adriansyah selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…
MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…