Categories: BUMN

Pertamina Cetak 219 Petambak Udang Naik Kelas

MONITOR, Tulang Bawang – Raut sumringah dan bahagia terpancar dari Agus Sunarko, petambak udang Bratasena yang tergabung dalam Forsil (Forum Silaturahmi Petambak Udang Plasma).

Pria berusia 40 tahun itu bangga, akhirnya bisa lulus mendapatkan sertifikasi profesi sebagai Operator Pembesaran Udang Air Payau yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifkasi Profesi Kelautan dan Perikanan
PT Pertamina (Persero), sebagai lembaga yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Rasanya seperti wisuda sarjana, apalagi sertifikat ini berlaku hingga 4 tahun,”katanya.

Agus adalah satu dari 219 petambak udang yang mendapatkan sertifikasi profesi petambak, yang dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari program pembinaan kepada para petambak udang yang menjadi Mitra Binaan Pertamina, di Desa Bratasena Kecamatan Dente Teladas, Kab. Tulang Bawang. Mereka mendapatkan pelatihan pada bulan Maret 2020.

Penyerahan sertifikat profesi petambak dilaksanakan secara simbolis oleh Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia (Perindo) Fatah Setiawan Topobroto selaku BUMN perikanan yang mendorong pengembangan budidaya udang terintegrasi bersama VP CSR dan SMEPP Pertamina, Arya Dwi Paramita.

Pembinaan petambak udang di Bratasena tersebut merupakan sinergi BUMN Pertamina dan Perindo sebagai bentuk dukungan untuk memajukan sektor perikanan di Provinsi Lampung.

“Pertamina secara rutin melakukan pendampingan dan meningkatkan kompetensi para mitranya melalui workshop, seminar, sertifikasi, dan bentuk lain,” kata Vice President (VP) Corporate Social Responsibility & Small Medium Enterprises Partnership Program (CSR & SMEPP) PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita di Bratasena, Tulangbawang, Sabtu.

Sertifikasi ini merupakan yang pertama kali diterima petambak di Bratasena dengan harapan untuk meningkatkan kompetensi, memenuhi standard CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik), sehingga mitra binaan lebih professional, terlatih dan diharapkan dapat meningkatkan jaminan mutu kualitas hasil panen udang.

Sejak tahun 2018 hingga saat ini, tercatat 723 petambak udang Bratasena yang telah digandeng sebagai Mitra Binaan Pertamina, dengan total pinjaman dana bergulir mencapai Rp 72 miliar.

Dari dana yang digulirkan tersebut, digunakan untuk pengembangan tambak, pembeliaan bibit dan pakan yang dikembangkan oleh Perindo, diikuti dengan berbagai kegiatan pelatihan, pendampingan dari Pertamina dan Perindo, untuk meningkatkan produksi udang jenis Vaname yang dikembangkan para petambak.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan kegiatan penebaran pakan hasil produksi Perindo, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas udang maupun hasil produksi sesuai yang diharapkan.

Kerja sama antara Perum Perindo dengan PT Pertamina (Persero) ini merupakan wujud BUMN sebagai agen pembangunan untuk Indonesia.

“Pertamina, akan menjalankan komitmen PK ini untuk mendukung kesejahteraan dan kemajuan para petambak. Melalui sertifikasi ini, bahwa Pertamina akan selalu menggandeng para petambak agar semua naik kelas, dan melaui PK yang diberikan akan mendorong petambak udang Bratasena mencapai kemandirian,” tambah Arya.

Komitmen para petambak udang dalam memenuhi kewajiban menyelesiakan pinjaman kemitraan juga ditandai dengan pengembalian jaminan sertifikat tanah petambak yang telah melunasi pinjamannya. Setidaknya ada 133 petambak yang sudah melunasi pinjaman, sementara sisanya masih dalam proses karena saat ini tengah memasuki tahap panen.

“Alhamdulillah sudah lunas pinjaman modal dari Pertamina, saya bersyukur dapat suntikan dana ini yang waktu itu kami gunakan untuk beli bibit dan perawatan. Kelancaran usaha tidak lepas dari bimbingan dari para pendamping baik dari Pertamina maupun Perindo, “ujar Nur Iswahyudi salah satu petambak yang telah melunasi pinjaman dana Program Kemitraan dan berharap petambak lain bisa bergantian mendapatkan pinjaman modal seperti dirinya.

Recent Posts

Hujan Deras dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang Hingga Fasilitas di Sejumlah Ruas Tol Jakarta–Jabar Rusak

MONITOR, Jakarta — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Jakarta dan…

47 menit yang lalu

Dari Sektor Ekstraktif ke Agro-Maritim: Prof Rokhmin dan Gubernur Sherly Gagas Arah Masa Depan Maluku Utara berbasis Ekonomi Biru

MONITOR, Ternate - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly…

4 jam yang lalu

Inovasi Lingkungan Pertamina Patra Niaga Diklaim Mampu Tekan Emisi hingga 45,6 Persen

MONITOR, Jakarta — Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) melalui unit…

7 jam yang lalu

Silatnas & Pengaosan IKTASA ke-100 Perkokoh Peran Alumni dalam Membangun Bangsa

MONITOR, Jakarta - Ikatan Alumni Assalafie–Assalafiat (IKTASA) menggelar Silaturrahim Nasional (Silatnas), Pengaosan ke-100, serta pengukuhan…

7 jam yang lalu

Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 Lampaui Target, Transaksi Tembus Rp184 Triliun

MONITOR, Jakarta — Kementerian Perdagangan mencatat capaian positif Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 yang berhasil…

7 jam yang lalu

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional, STS Kalbut Jadi Urat Nadi Distribusi LPG Indonesia

MONITOR, Surabaya — Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui penyediaan dan…

16 jam yang lalu