MALUKU-PAPUA

Masyarakat Walesi Tagih Janji Pembangunan Infrastruktur

MONITOR, Jakarta – Pada Desember 2019 lalu, Anggota Komisi V DPR RI Roberth Row dan Ketua DPRD Provinsi Papua Jhon Banua Row mengunjungi Kecamatan Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua. 

Kunjungan tersebut dilakukan dalam acara Natal bersama keluarga besar Partai Nasdem. Turut hadir dalam acara itu salah satu Anggota DPRD Provinsi Papua Abu Hanifah Asso yang juga dari partai Nasdem, serta Bupati Jayawijaya Jhon Ricard Banua. 

Dalam kesempatan itu, para wakil rakyat beserta Jhon Richard Banua telah berjanji  kepada masyarakat Walesi akan membangun beberapa fasilitas. 

Janji tersebut di antaranya adalah membangun jembatan Kali Ue yang menjadi penghubung antara Kampung Walesi dengan Kota Wamena. Selain itu, mereka juga telah berjanji akan memperbaiki jalan aspal dari Kampung Walesi menuju Kota Wamena, namun sampai hari ini, sudah satu tahun, janji tersebut belum ditepati.

Hal tersebut disampaikan oleh nahwan Kuan, salah satu. Jumat, 21 Agustus, 2020. 

“Kami masyarakat Walesi benar-benar kecewa dengan Komisi V DPR RI dan ketua DPRD Provinsi Papua serta Bupati Jayawijaya Jhon Ricard Banua atas janji yang sampai hari ini belum ada jawaban atas aspirasi masyarakat,” ungkap tokoh pemuda Walesi Nahwan Kuan, kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Nahwan mengatakan, acara Natal bersama keluarga besar Partai Nasdem tersebut berjalan sangat meriah, masyarakat sangat antusias menyukseskan kegiatan tersebut meski hujan sempat membasahi.

Menurut Nahwan, di tengah-tengah acara tersebut, masyarakat Walesi hanya meminta perbaikan jalan dan pembangunan jembatan. Namun, belum ada realisasinya sampai hari ini. 

“Kami masyarakat Walesi tidak minta banyak kepada wakil rakyat dan juga Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, kami hanya minta jalan aspal diperbaiki dan jembatan penghubung Kota Wamena dan Kampung Walesi segera dibangun, itu saja,” katanya.

“Apakah kami masyarakat Walesi harus menunggu janji para wakil rakyat dan juga Bupati Jayawijaya itu sampai akhir masa jabatan?. Wallahu alam,” ujar Nahwa menambahkan.

Recent Posts

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

18 menit yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

3 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

6 jam yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

20 jam yang lalu

Akademisi Ilmu Komunikasi Soroti Celah Pengawasan Pemilu di Era Digital

MONITOR, Konawe - Digitalisasi pemilu tidak otomatis menjamin integritas suara. Tanpa transparansi data, verifikasi berjenjang,…

1 hari yang lalu

IPW Dukung Kapolri Perkuat Layanan Publik, Dorong Akses Langsung ke Kapolda dan Kapolres

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mendukung langkah Kapolri Jenderal Suyudi dalam memperkuat pelayanan…

1 hari yang lalu