BISNIS

Rokhmin Dahuri: Budidaya Lobster Prospeknya Cerah

MONITOR, Jakarta – Koordinator Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Riset dan Daya Saing Prof. Rokhmin Dahuri menyakini jika Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan (KP) Nomor 12 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan akan menjadikan Indonesia sebagai sentra budidaya lobster dunia di tahun 2024.

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Kelautan IPB itu menegaskan sektor budidaya sebagaimana diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo merupakan masa depan bangsa. Termasuk budidaya lobster.

“Kita semua bersepakat bahwa budidaya adalah masa depan bangsa Indonesia. Sehingga budidaya lobster harus dikelola secara industrial. Kalau kita berhasil membangun budidaya lobster maka bisa membangun kesejahteraan,” katanya saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk “Peluang Berbisnis Budidaya Lobster” yang diselenggarakan oleh Komunitas Maritim Indonesia (Kommari), Selasa (25/8).

Menurut Rokhmin yang juga Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) tersebut Permen KP 12/2020 yang merupakan kebijakan Menteri Edhy Prabowo adalah bagian untuk menjalankan arahan Presiden Jokowi dalam melakukan komunikasi dua arah dengan nelayan dan pembudidaya lobster dimana muaranya adalah kemakmuran buat para nelayan dan pembudidaya lobster.

Rokhmin juga mengkritik kebijakan yang melarang penangkapan benih lobster sehingga menjadikan nelayan dan pembudidaya tidak sejahtera. “Lima tahun terakhir ini benih lobster dilarang ditangkap bukan hanya untuk diekspor saja tapi juga buat budidaya,” terangnya.

“Budidaya lobster ini kalau kita bicara peluang bisnisnya, insya Allah prospeknya cerah,” tegas Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu.

Terkait dengan ekspor benih lobster yang diatur alam Permen KP 12/2020, Dewan Pakar Masyarakat Perikanan Nusantara itu menegaskan bahwa kebijakan tersebut hanya sementara dan terbatas serta terkendali. Untuk itu ia mengajak kepada semua stakeholder perikanan untuk mengawal jalannya permen tersebut dalam upaya mendongkrak kontribusi sektor kelautan perikanan terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) nasional.

”Saya haqqul yaqin bahwa budidaya lobster ini akan menjadi prime mover ekonomi,” tandasnya.

Recent Posts

Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Kemenperin Perkuat Ketahanan Industri Nasional

MONITOR, Jakarta - Eskalasi konflik geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat memunculkan kekhawatiran terhadap…

1 jam yang lalu

KKP Hentikan Sementara Pemanfaatan Ruang Laut Ilegal di Morowali

MONITOR, Morowali - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara kegiatan pemanfaatan ruang laut di…

2 jam yang lalu

Menag: Kerukunan Jadi Prasyarat Utama Pertumbuhan Ekonomi

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya kerukunan dan kondusifitas sebuah bangsa adalah…

3 jam yang lalu

BSPJI Padang Siapkan Sertifikasi Industri Hijau di Sektor Manufaktur

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor manufaktur menuju industri yang berkelanjutan melalui…

4 jam yang lalu

Kemenhaj dan Kemenaker Perkuat Standar Haji, Incar Potensi Rp18 Triliun

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dan Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat kolaborasi dalam…

5 jam yang lalu

DWP Kemenperin Salurkan 1.030 Paket Tali Kasih Ramadhan 2026

MONITOR, Jakarta - Kegiatan penyaluran Tali Kasih Ramadhan yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP)…

9 jam yang lalu