PERTANIAN

Pencapaian Gedor Horti melalui Pelatihan Pembuatan Pestisida Alami Online

MONITOR, Jakarta – Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan RI), terus mendorong Gedor Horti, sebuah Gerakan Mendorong Produksi, daya Saing, dan Ramah Lingkungan Hortikultura yang bertujuan meningkatkan kualitas produksi dan daya saing hortikultura. Misi pertanian ramah lingkungan yang tertuang dalam Gedor Horti menjamin produk yang sehat dan lingkungan yang alami.

“Bahwa pengelolaan budi daya maupun pengendalian OPT harus memperhatikan dampaknya pada lingkungan dan diri kita sebagai konsumen. Produk yang sehat berasal dari bahan baku yang sehat,” jelas Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto dalam keterangannya, Selasa (11/8)

Salah satu kegiatan terkait pencapaian  Gedor Horti adalah membentuk Klinik  Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) dan memberikan fasilitasi sarana pra sarana Klinik PHT. Salah satu yang mendapat bantuan fasilitasi tersebut adalah Kelompok Tani Sentosa II, Desa Segerang, Kecamatan  Mapili, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat.

Bantuan yang diterima petani terdiri atas kulkas, enkas, drum, kompor gas dan  tabung, aerator, sambungan L, selang, glasswall, jerigen, baskom besar, palstik tahan panas, lem tembak dan peluru tembak. Perlengkapan ini digunakan untuk membuat pestisida nabati dan agens hayati.

Sejak mendapatkan sarana prasarana klinik PHT,  para petani senantiasa berkumpul di malam hari setelah selesai berkebun untuk mempraktikkan sendiri pembuatan pestisida nabati dan agens hayati seperti Trichoderma sp., Beauveria bassiana , Metarhizium anisopliae , Paenibacillus , dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR).

Kepala Seksi Pengembangan Teknologi dan Laboratorium OPT UPTD BPTPH Sulawesi Barat, Ritje Kombe mengatakan panduan membuat pestisida dana gens hayati dilakukan via video call oleh petugas POPT. Petugas yang membimbing tentuanya yang sudah mendapatkan pelatihan sebelumnya dari Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Jatisari.

“Awalnya petani mendapat pembinaan langsung dari BPTPH Sulawesi Barat. Dikarenakan terkendala Covid-19, pembinaan selanjutnya dilakukan secara virtual,” kata Ritje.

Ritje menyebutkan pembuatan agens hayati oleh petani memang tidak selalu berjalan lancar. Terkadang mengalami kegagalan dalam proses perbanyakannya.  Namun demikian, petani terus mencoba karena telah berkomitmen untuk  berhenti menggunakan pestisida kimia.

Klinik PHT tersebut merupakan sarana koordinasi dan konsultasi bagi petani dan petugas perlindungan dalam menyelesaikan permasalahan serta memberikan saran-saran dalam upaya antisipasi serangan OPT. Selain sebagai wadah konsultasi, Klinik PHT juga mengadakan pengembangan bahan pengendali OPT ramah lingkungan seperti agens hayati dan pestisida nabati.

Direktur Perlindungan Hortikultura, Sri Wijayanti Yusuf mengapresiasi antusiasme petani serta dedikasi petugas BPTPH Provinsi Sulawesi Barat yang tetap bersemangat di masa pandemi Covid-19.

”Petugas sangat berjasa dalam membantu petani menyiapkan bahan pengendali OPT maupun memberikan arahan terkait pembuatan agens hayati. Walaupun tidak bertemu secara langsung, prosesnya dapat berhasil dengan baik. Saya harap petani yang berkumpul tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mengikuti arahan jaga jarak,” jelas direktur yang biasa dipanggil Yanti ini.

Recent Posts

Semua Biaya PPG PAI Kemenag Ditanggung Pemerintah

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa semua biaya untuk Pendidikan Profesi Guru (PPG)…

2 jam yang lalu

Habiburrohman Sebut Mudik 2025 Paling Lancar dari Tahun 2000

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrohman, menyatakan bahwa arus mudik tahun ini…

9 jam yang lalu

Indonesia Naik ke Peringkat 123 FIFA, Erick Thohir: Bismillah 100 Besar Dunia

MONITOR, Jakarta - Kabar baik datang bagi Timnas Indonesia. Dua pertandingan yang telah dilalui di…

20 jam yang lalu

JMM Apresiasi Gerak Cepat Menteri Imipas Realisasikan Penjara Khusus Koruptor

MONITOR - Analis Sosial Politik dan Komunikasi Kebijakan Publik Syukron Jamal mendukung dan mengapresiasi gerak…

23 jam yang lalu

Sikap DPR soal Penghapusan SKCK Berarti Buat Rakyat

MONITOR, Jakarta - Usulan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diusulkan oleh Kementerian Hak…

1 hari yang lalu

Pantauan Volume Lalu Lintas Transaksi Gerbang Tol di Ruas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat pada Libur Lebaran Idulfitri 2025

MONITOR, Jakarta - Pada hari Rabu, 02 April 2025 atau H+1 Idulfitri 1446H, Jasamarga Metropolitan…

1 hari yang lalu