BERITA

Urban Farming Dinilai Bisa Jaga Pangan Kala Pandemi

MONITOR, Jakarta – Urban farming menjadi tren baru sekaligus solusi bagi masyarakat dalam menjaga pangan di saat pandemi. Pesan ini diungkapkan Pegiat Urban Farming Depok, Anis Hidayah, saat mengisi diskusi diskusi online ‘Perempuan dan Trend Urban Farming di Tengah Pandemi Covid-19’ yang digelar PSIPP ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Minggu (26/7).

“Apa yang ditanam? Apa yang kita suka untuk dimakan, makanlah apa yang kita tanam dan tanamlah yang kita makan,” ujar Anis Hidayah memulai diskusi.

Anis yang berhasil membangun urban farming di komunitasnya, mengaku usahanya itu bisa menjadi ruang dialog antar tetangga, pasangan (utamanya menghapus KDRT), serta menjadi cara paling efektif mengkikis gerakan intoleransi di komunitas.

Kini 50 persen warga di lingkungan tempat tinggalnya sudah menerapkan urban farming. Kebiasaan urban farming ini menguatkan lingkungannya tetap sehat, terutama menanam cabe dan bawang merah sebagai sumber bumbu dasar namun sayangnya sudah mendapatkan pestisida sejak awal menanam.

“Banyak orang tidak bisa makan kangkung karena asam urat. Tetapi ketika ditanam sendiri semua menjadi organik. Komunitas Anis kini sudah menjadi percontohan dan wisata kota yang baru (sebelum korona) dan berhasil menciptakan pasar organik,” terang Aktivis Migran CARE ini.

Recent Posts

Kosmetik Bermerkuri Masih Banyak Beredar, Komisi IX DPR Desak Pengawasan Lebih Agresif

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti temuan 14 produk…

10 jam yang lalu

Puan Soroti Isu Perundungan di Balik Kasus Bom Rakitan, Dorong Penguatan Iklim Sekolah Aman Bagi Anak

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti isu perundungan di balik kasus peledakan…

10 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Transformasi Tata Kelola UMKM Melalui SAPA UMKM

MONITOR, Lombok Barat – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan transformasi…

14 jam yang lalu

Kemenag Tegaskan Madrasah Harus Bebas Kekerasan, Dirjen Pendis: Dorong Kurikulum Berbasis Cinta Lewat Matamuda 2026

MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Amien Suyitno, menegaskan bahwa madrasah…

17 jam yang lalu

Anak Gunung Krakatau Aktif, Waka Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

22 jam yang lalu

Siswa Diduga Korban Bullying Ledakkan Bom Rakitan, Legislator Dorong Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Guyub

MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti aksi seorang pelajar berinisial R…

23 jam yang lalu