Sejumlah organisasi kemasyarakatan mengelar aksi demonstrasi di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/7).
MONITOR, Jakarta – Ratusan massa aksi yang tergabung dari sejumlah organisasi kemasyarakatan mengelar aksi demonstrasi di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/7).
Dalam aksi tersebut, mereka menolak dua rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang tengah dibahas.
Dari pantauan monitor.co.id, di sekitar kawasan Senayan, akses lalu lintas di Jalan Jenderal Gatot Subroto persis di depan kompleks parlemen telah ditutup.
Sejumlah Ormas, juga terpantau berkumpul di pintu belakang gedung DPR RI di Jl Gerbang Pemuda yang menyebabkan pintu masuk dari belakang juga tak bisa di akses, berdampak pada kemacetan di jalur tersebut.
Informasinya, pihak Kesetjenan DPR terpaksa membuka akses masuk ke kompleks parlemen di pintu-pintu lain yang selama ini ditutup. Sedangkan pintu utama di bagian depan dan gerbang belakang, telah ditutup.
MONITOR, Mataram - Optimalisasi potensi ekonomi daerah di Indonesia dipandang sangat strategis untuk dapat diintegrasikan…
MONITOR, Jakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat…
MONITOR, Semarang - Komandan Jenderal Akademi TNI, Letnan Jenderal TNI Sidharta Wisnu Graha, mewakili Panglima…
MONITOR, Jakarta - Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) diharapkan mengalokasikan anggaran beasiswa bagi mahasiswa asing.…
MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis…
MONITOR, Jakarta - Taruna Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan kesiapan penuh untuk membantu korban…