Jasa Marga Kembali Lanjutkan Rekonstruksi Jalan Tol Jagorawi Sepanjang 192 M

Rekonstruksi Ruas Tol Jagorawi total sepanjang 2.406,77 meter/ dok: istimewa

MONITOR, Jakarta – Sebagai pengelola Jalan Tol Jagorawi, Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) sebagai service provider pemeliharaan jalan tol, telah menyelesaikan pekerjaan rekonstruksi Ruas Tol Jagorawi total sepanjang 2.406,77 meter. Pemeliharaan ini sudah dilakukan hingga Minggu kedua Juli 2020.

Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad, Irra Susiyanti, mengatakan pekerjaan rekonstruksi kembali dilanjutkan pada Minggu ini di Km 10+382 s.d Km 10+492 lajur 1 sepanjang 110 m mulai hari Sabtu tanggal 12 Juli 2020 pukul 22.00 WIB s.d Rabu tanggal 15 Juli 2020 pukul 06.00 WIB. Selain itu, pekerjaan dilakukan di Km 14+494 s.d Km 14+576 lajur 1 sepanjang 82 m arah Ciawi yang dimulai pada hari Senin tanggal 13 Juli 2020 pukul 22.00 WIB sampai dengan hari Sabtu tanggal 18 Juli 2020 pukul 06.00 WIB. Total pekerjaan Minggu ini sepanjang 192 m.

“Semua lajur (selain lajur 1) dapat digunakan sebagai jalur lalulintas selama pekerjaan berlangsung, kecuali pada pukul 21.00-06.00 WIB, bahu luar, lajur 1 dan sebagian lajur 2 pada lokasi pemeliharaan dan rekonstruksi jalan akan digunakan sementara untuk akses alat berat dan kegiatan pengecoran beton,” ujar Irra Susiyanti dalam keterangan pers, Sabtu (11/7).

Untuk pemeliharaan ini, kata Irra, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian guna mengantisipasi kepadatan yang mungkin terjadi, dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional, berupa contra flow dari KM 05+000 s.d KM 17+000 arah Ciawi, setiap hari Senin s.d Jumat pada pukul 15.30 s.d 21.00 WIB, hingga seluruh pekerjaan pemeliharaan dan rekonstruksi jalan tol ini selesai.

Tak hanya itu, Jasamarga Metropolitan Tollroad juga menyiapkan rambu-rambu untuk pengamanan, serta menyiagakan petugas pengaturan lalulintas di sekitar lokasi pekerjaan, sebagai langkah antisipasi penyempitan atau gangguan jalur sebagai dampak dari pekerjaan.

“Jasamarga Metropolitan Tollroad memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Pekerjaan pemeliharaan jalan ini dilaksanakan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, serta memastikan terpenuhinya Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol Jagorawi,” ucap Irra.