BERITA

Pendakian Gunung di Taman Nasional Gunung Halimun-Salak Masih Dilarang

MONITOR, Sukabumi – Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun-Salak Ahmad Munawir memastikan sejumlah area wisata alam, masih belum dibuka sampai pertengahan Juli. Pendaki gunung dilarang menginap dan mandi di air terjun.

“Seluruh area wisata di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak masih diujicoba dengan protokol kesehatan Covid-19, kami masih mengikuti anjuran pemerintah daerah setempat,” kata Munawir di Kandungan, Kab. Sukabumi, kepada monitor.co.id, Jumat (10/7/20).

Pembatasan pengunjung wisata meliputi Area konservasi alam Sukamantri, Suaka Elang, Curug Nangka, dan pendakian gunung ke puncak Gn. Salak dan Gn. Halimun.

Protokol kesehatan yang disepakati dengan tiga Pemda Kab. Sukabumi, Kota Bogor dan Kab. Lebak, meliputi pembatasan jam kunjungan hanya jam 9 hingga jam 17.00 WIB. Para pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker wajah, membawa hand sanitizer serta menjaga jarak.

“Pendakian gunung masih dilarang, karena tidak boleh menginap di tenda dan mandi disejumlah air terjun,” tuturnya.

Dalam masa uji coba dan evaluasi hingga akhir Juli ini, akan dilihat sejauh mana disiplin penerapan protokol kesehatan oleh para wisatawan.

Munawir tak bisa memastikan, apakah pada akhir Juli nanti kegiatan petualangan wisata alam dapat dilakukan secara normal kembali.

“Kami juga mempertimbangkan protokal evakuasi darurat terhadap pendaki gunung di sini. Rata-Rata setahun belakangan ini satuan Polisi Hutan mengevakuasi sekitar 50 orang dari puncak gunung. Sebab, dalam keadaan Covid-19 ini tentu petugas evakuasi harus menggunakan baju hazmat untuk melindungi kesehatannya,” jelasnya.

Recent Posts

JMM: Oknum Kiai Tersangka Pelecehan Seksual di Pati Layak Dikebiri

MONITOR, Jakarta — Jaringan Muslim Madani (JMM) mengecam keras dugaan kasus kekerasan seksual yang diduga…

1 jam yang lalu

Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Ekspor Industri Pengolahan Jadi Penopang Utama Kuartal I 2026

MONITOR, Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia kembali surplus USD 3,32 miliar pada Maret 2026. Capaian…

3 jam yang lalu

Transformasi Digital Berbuah Hasil, JMTO Raih Penghargaan Public Service Call Center CCSEA 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang mengelola Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)…

4 jam yang lalu

Kemenperin–Kemenpora Sinergi Pacu Daya Saing Industri Olahraga Nasional

MONITOR, Jakarta - Industri olahraga nasional memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak ekonomi yang mampu…

4 jam yang lalu

Legislator Sebut Meroketnya Harga BBM Berpengaruh ke Ketahanan Pangan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan menyoroti dampak kenaikan harga Bahan…

5 jam yang lalu

Pesantren Benteng Utama Lindungi Anak dari Ancaman Digital

MONITOR, Jakarta - Pesantren semakin berperan sebagai benteng utama dalam melindungi anak-anak dari berbagai ancaman…

6 jam yang lalu