BERITA

DPRD DKI Kunker Saat Pandemi, Pengamat: Mereka Tak Punya Hati Nurani

MONITOR, Jakarta – Di tengah pandemi Covid-19 berlangsung, para anggota DPRD DKI Jakarta masih sempat melakukan kegiatan kunjungan kerja (kunker) ke luar kota. Ironisnya lagi, kegiatan tersebut dilakukan saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih memberlakukan PSBB transisi.

Sontak, kegiatan kunker para politisi yang berkantor di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, itu menjadi sorotan.

Ketua Koalisi Masyarakat Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto, mengatakan kegiatan kunker para Anggota DPRD DKI Jakarta ini membuktikan para anggota DPRD DKI tak punya hati nurani.

“Apa pun alasannya, para anggota DPRD DKI Jakarta ini tak punya hati nurani. Seharusnya mereka bisa memberi contoh yang bagi masyarakat Jakarta saat pandemi Corona-19 belum hilang,” ujar Sugiyanto saat dikonfirmasi, Senin (6/7).

Menurut Sugiyanto, status PSBB transisi yang dikeluarkan Anies, bukan berarti membebaskan warganya untuk beraktivitas ke luar masuk Jakarta.

“Saya khawatir selesai melakukan kunker ke luar kota, Anggota DPRD DKI menjadi kluster baru penyebaran Covid-19. Kalau ini terjadi bisa percuma perjuangan warga Jakarta dan Pak Anies dalam memerangi Covid-19,” tegasnya.

Agar tidak menjadi kluster baru Covid -19 sepulang kunker, Sugiyanto menyarankan agar Gugus Covid-19 Pemprov DKI Jakarta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari terhadap para anggota DPRD yang sudah melakukan kunker tersebut.

Apalagi, lanjut Sugiyanto, bagi anggota dewan yang melakukan kunjungan kunker tersebut diantaranya berasal dari Komisi A.

“Saya juga heran apa urgensi kunker Komisi A ke Kota Tegal di tengah pandemik Covid-19 yang masih mewabah. “Dana kunker dari mana? Kan waktu awal wabah corona, Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi bilang semua kegiatan Alat Kelengkapan Dewan dinolkan,” tanyanya.

Tak hanya itu, kata Sugiyanto, waktu itu para pimpinan fraksi dan komisi di DPRD DKI Jakarta turut menyepakati efisiensi untuk realokasi anggaran pada kegiatan reses, pembahasan Bapemperda, pembahasan Banggar, pembahasan Pansus, pembahasan Bamus, pembahasan Badan Kehormatan, kunjungan kerja Komisi, kunjungan kerja sister city, dan penyelenggaraan kegiatan pimpinan.

“Prasetyo juga bilang, realokasi tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen DPRD DKI Jakarta dalam mendukung penanganan dan pemulihan atas dampak pandemik Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, ketika dikonfirmasi terkait adanya kegiatan kunker tersebut belum memberikan jawaban.

Namun Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, M Taufik, membenarkan kalau DPRD DKI Jakarta sudah mulai melakukan kunker. “Iya kegiatan kunker sudah jalan,” katanya.

Recent Posts

Puteri Komarudin Dorong Penguatan Sinergi SMV Kementerian Keuangan

PARLEMENTARIA, Jakarta - Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan terus memperkuat sinergi dalam program…

24 jam yang lalu

Kemnaker–Kowani Perkuat Sinergi untuk Peningkatan Keterampilan dan Akses Kerja Perempuan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya…

1 hari yang lalu

Srikandi Jasa Marga Gelar Inspira Talks Bertema “Leading with HEART” Bersama Maudy Ayunda

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Srikandi Jasa Marga menggelar kegiatan Inspira…

1 hari yang lalu

Selaraskan Implementasi CSR dan ESG, Jasa Marga Borong Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih tiga penghargaan pada ajang TOP CSR…

1 hari yang lalu

Pengawasan Partisipatif Muda dalam Politik Elektoral

Oleh: Asep Rizal Murtadho* Partisipasi politik dalam proses elektoral mengandalkan keterlibatan seluruh komponen, termasuk masyarakat…

2 hari yang lalu

Kemnaker Siapkan Tim Khusus Tindaklanjuti Perselisihan Hubungan Industrial di PT Epson

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen mengawal penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan penegakan norma…

2 hari yang lalu