Ilustrasi hewan kurban
MONITOR, Depok – Kecamatan Tapos mendorong masyarakat melakukan pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH). Terlebih, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan sudah mengeluarkan surat edaran Nomor : 443/287/Huk/DKP3 mengenai Pelaksanaan Kegiatan Kurban Dalam Situasi Bencana Non Alam virus Corona (Covid-19) di Kota Depok.
“Dalam surat edaran tersebut terdapat beberapa persyaratan ketat dalam melakukan pemotongan hewan kurban di luar RPH. Antara lain, juru sembelih harus sehat dan dinyatakan non reaktif Covid-19,” kata Sekretaris Kecamatan Tapos, Samiya kepada wartawan, balum lama ini.
Dikatakannya, untuk hewan yang berasal dari luar Kota Depok harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (RPH). Tidak hanya itu, tempat pemotongan harus mendapatkan rekomendasi dari lurah dan izin dari camat setempat.
“Agar lebih aman masyarakat disarankan melakukan pemotongan hewan kurban di RPH yang lokasinya tidak jauh dari kantor Kecamatan Tapos,” katanya.
Dirinya yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Tapos menambahkan, di RPH juru potong menerapkan protokol kesehatan dan sudah melakukan rapid test.
Selain itu, limbah dari hewan hasil pemotongan juga sudah menjadi tanggung jawab RPH.
“Semoga masyarakat tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan. Karena saat ini Kota Depok masih pada tahap menuju Adaptasi Kebiasan Baru (AKB),” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…
MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…
MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…
MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…