Ketua DPP PKB, Yaqut Cholil Qoumas/ dok: Monitor
MONITOR, Jakarta – Munculnya isu perombakan kabinet membuat Ketua DPP PKB, Yaqut Cholil Qoumas, angkat bicara. Ia menilai Presiden Joko Widodo saat ini tengah menunjukkan kekuatannya melalui wacana reshuffle.
Ya, Jokowi belum lama ini melontarkan rencana reshuffle terhadap menteri dan lembaga negara yang dinilai tidak berkinerja maksimal dan memuaskan. Isu ini berhembus sejak video kemarahan Jokowi di Sidang Paripurna Kabinet beredar luas.
“Reshuffle ini menjadi momentum presiden menunjukkan kekuatannya kepada publik bahwa beliau masih mengendalikan arah kebijakan negara ini,” kata politikus yang karib disapa Gus Yaqut ini, dalam diskusi bertajuk ‘Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Jokowi Menurun; Perlukah Reshuffle Kabinet?’, Sabtu (4/7).
Terkait wacana ini, Gus Yaqut mengingatkan bahwa rakyat tidak membutuhkan reshuffle menteri di masa pandemi. Pemerintah justru diminta untuk lebih fokus dalam penanganan terhadap Covid-19.
“Reshuffle di masa pandemi ini tidak tepat, rakyat tidak butuh resfhuffle, tapi rakyat menginginkan agar pemerintah fokus kepada penanganan Covid-19 ini,” terang Ketua Umum GP Ansor ini.
“Saran saya, Presiden menunggu reshuffle ini dilakukan setelah pandemi Covid-19 ini berakhir dulu. Jangan dilakukan sekarang,” pinta Gus Yaqut.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…
MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…
MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…
MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…
MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…