Anggota DPR RI Fadli Zon mengisi diskusi di kompleks parlemen
MONITOR, Jakarta – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan dikelola secara profesional. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, banyak sekali pos-pos BUMN yang mengakomodir eks relawan pendukung.
“BUMN dipimpin Erick Thohir tidak memperlihatkan formasi profesional, masih banyak akomodasi relawan yang belum tentu tepat bidangnya,” kata Fadli Zon dalam laman Twitternya, Jumat (3/7).
Ia pun menyayangkan jika BUMN hingga saat ini masih menjadi alat kepentingan politik. “BUMN tetap saja jadi penampungan politik dan dijadikan sapi perah,” kritiknya.
Diketahui sebelumnya, mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu menyinggung BUMN yang masih dimanfaatkan sekelompok Buzzer. Said Didu mengatakan, BUMN semakin kehilangan kepercayaan dan harus dikelola secara profesional.
“Berharap agar Menteri BUMN Erickt Thohir meminta BUMN tidak gunakan buzzeRp untuk menutupi hal-hal yang terjadi di BUMN karena mereka tidak paham dan akan makin membuat BUMN krisis kepercayaan. BUMN harus dikelola profesional,” ujar Said Didu dalam cuitannya sebelumnya.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) memperkuat sinergi untuk…
MONITOR, Jakarta - Gangguan transaksi pada layanan teknologi finansial (tekfin) Flip memasuki hari keempat. Sejak…
MONITOR, Dili - Setelah memaparkan konsep pengembangan ekonomi biru di hadapan Wakil Perdana Menteri Timor-Leste…
MONITOR, Dili - Pengembangan ekonomi biru Timor-Leste memasuki tahap baru. Anggota DPR RI sekaligus Guru…
MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…