BERITA

Anies: Pramuka Harus Jadi Pelopor Kesehatan di Masa Pandemi

MONITOR, Jakarta – Di masa pandemi Covid-19, keberadaan Pramuka diharapkan bisa menjadi pelopor kesehatan. Pasalnya, kepribadian seorang pramuka sebagai pribadi yang tangguh dan mudah beradaptasi dalam segala hal. Demikian pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat membuka Rapat Kerja Kwartir Daerah (Rakerda) Pramuka Jakarta yang digelar secara daring.

“Kami berharap Pramuka menjadi contoh untuk mengatasi pandemi COVID-19. Salah satunya, dengan menunjukkan ketaatan atau disiplin terhadap protokol kesehatan,” ujarnya.

Anies yang juga menjadi Ketua Majelis Pembimbing Kwarda Pramuka DKI Jakarta, mengatakan, pandemi COVID-19 telah membawa dampak tersendiri bagi umat manusia di dunia, termasuk di Indonesia dan Jakarta salah satunya.

Warga terdampak, membutuhkan bantuan pangan dan kebutuhan hidup dasar lainnya. Anies pun lantas mengajak Gerakan Pramuka untuk terus membantu pemerintah dalam kegiatan yang terkait solidaritas sosial dengan menjalin kemitraan.

Anies juga berharap Rakerda 2020 mampu menghasilkan kegiatan kepramukaan, urban scouting, terkait dengan upaya kita menghadapi pandemi COVID-19. “Semoga kegiatan-kegiatan tersebut bermanfaat bagi pramuka dan warga Jakarta,” imbuhnya.

Diketahui, rakerda DKI Jakarta diikuti 150 pengurus Kwartir Cabang di Jakarta, termasuk Andalan Daerah. Peserta juga mendapat masukan dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, Achmad Firdaus, dan Perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Junaedi.

Ketua Kwarda Pramuka DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan, mengatakan, sejak Maret 2020, Pramuka Jakarta banyak melakukan kegiatan penanggulangan COVID-19 dan pengabdian masyarakat di kwartir cabang dan kwartir ranting, serta gugus depan. Kegiatan tersebut berupa pemberian alat pelindung diri kepada tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan COVID-19, yaitu RS Persahabatan, RSUD Pasar Minggu, RS Koja, RS Cengkareng, RS Tarakan, RS Pelni, RS Duren Sawit, dan RS Fatmawati.

Recent Posts

Kemenhaj Periksa Bos PT TAS Akibat 120 Jemaah Gagal Berangkat dan 38 Jemaah Terkendala Kepulangan

MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…

2 jam yang lalu

Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan…

2 jam yang lalu

Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal

MONITOR, Jakarta - Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek…

17 jam yang lalu

Prof Rokhmin Soroti Iklim Investasi Indonesia: Investor Tertekan, Industri Melemah

MONITOR - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen per tahun. Namun, potensi tersebut…

18 jam yang lalu

Menteri UMKM: Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen Mulai September

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan suku bunga…

18 jam yang lalu

Menhaj Tegaskan Haji Nonkuota Wajib Punya Kepastian Visa, PIHK Diminta Perketat Tata Kelola

MONITOR, Malang — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan penyelenggaraan haji nonkuota…

21 jam yang lalu